Mengaku Tim Buser Polres Kudus Untuk Dekati Wanita, Seorang Polisi Gadungan Ditangkap. Begini Ujungnya!

  • Whatsapp

WARTAPHOTO.net.PATI. Waspadalah terhadap keberadaan orang yang mengaku sebagai profesi tertentu, misalnya mengaku sebagai anggota kepolisian alias polisi gadungan. Seperti kejadian yang dialami Anik Purwanti (31) Warga Desa Klayusiwalan, Kecamatan Batangan.

Dengan dalih mengaku sebagai anggota kepolisian, Tim Buser Polres Kudus Haryanto (33) warga Desa Tunjungrejo RT 1 RW 5 Kecamatan Margoyoyo mencoba mendekati anik yang rumah tangganya disinyalir sedang mengalami keretakan.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Teguh Heri Rusianto mengatakan, pelaku memang sering melakukan penipuan, utamanya kepada perempuan sebagai target operasinya.

Diketahui, pelaku sering datang ke rumah korban. Hanya, pada saat pelaku ditangkap oleh warga, saat itu pelaku berada di rumah orang tua korban, yakni Sugiyanto Dukuh Jekso, Wedarijaksa.

“Pada saat korban berada di rumah orang tuanya, pelaku juga datang ke rumah orang tua korban. Katanya, korban dijanjikan akan dinikahi oleh pelaku setelah perceraiannya selesai,” katanya, Rabu (16/10/2019).

Namun pihak kepolisian sendiri mengonfiormasi bahwa ini  bukan penggrebekan namun berdasar laporan masyarakat yang resah.

“Jadi itu bukan penggrebegan tapi atas dasar pelaporan dari warga ke Babinkamtibmas dan diamankan ke Mapolsek Wedarijaksa. Karena dari warga sendiri bisa menerima permohonan perdamaian asal tidak mengulangi dengan dikuatkan dengan tokoh-tokoh masyarakat serta Kepala Desa Tunjungrejo Kecamatan Margoyoso di tempat tinggal pelaku,” kata AKP Teguh.

Kronologi penangkapan ini berawal dari kecurigaan perilaku pelaku yang dari awal mengaku sebagai anggota Polri kepada warga setempat. Dengan dalih itu dia melakukan tindakan yang mengganggu ketentraman warga selalu berada di rumah perempuan yang diidamkan tanpa mengenal batas waktu bertamu. Karena kebiasaan pelaku semakin membuat warga menelusuri pelaku yang sebenarnya. Akhirnya melalui media sosial facebook kalau pelaku bukan anggota Polri.

Warga yang resah kemudian menghubungi Babinkamtimas.“Warga berkumpul dengan mengundang Babinkamtimas (Pak Kasdi) langsung mengajak ke rumah bersangkutan dan posisi orang itu ada di rumah itu. Ketika ditanya oleh Babinkamtibmas Polsek Wedarijaksa dia bersikukuh mengaku anggota Polri bertugas di Polres Kudus dengan jabatan Kanit dengan pangkat brigadir, ditanya kode etik dia tidak bisa menjawab hanya mengatakan 13 50,” kata Dwi Yulianto, salah satu warga setempat.

Meyakini bukan anggota Polri, kata Sumardi Babinkamtibmas dan sejumlah anggota kepolisian membawa Haryanto ke Mapolsek Wedarijaksa untuk diperiksa keterangannya

Sementara itu, kembali menurut Kapolsek Wedarijaksa AKP Teguh Heri Rusianto bahwa penyelesaian kasus secara kekeluargaan itu dengan dilampiri surat pernyataan bermaterai enam ribu rupiah disaksikan perwakilan dan tokoh masyarakat Desa/Kecamatan Wedarijaksa dan Kades Tunjungrejo Kecamatan Margoyoso.

Reporter: A. Muhammad

Editor: Revan Zaen

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *