212 Warga Pati Meninggal Karena AIDS. Mahasiswa Pati Edukasi Bahayanya Dengan Membagikan Bunga

  • Whatsapp

WARTAPHOTO.net.PATI – Bertempat di alun-alun kabupaten Pati, puluhan pemuda  yang tergabung dalam keluarga Mahasiswa & Pelajar Pati (KMPP) Semarang tengah membagikan 1000 bunga dalam rangka memperingati hari AIDS (1/12) kemarin. Kegiatan itu berawal dari kepekaan para mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat untuk penanggulangan bahaya HIV/AIDS, maka diadakannya kampanye pencegahan dari penyakit yang menular ini.

Terlebih, di kabupaten Pati sendiri jumlah penderita semakin banyak. Khusus untuk HIV ada 1.523 temuan warga Pati yang terinfeksi, 212 diantaranya meninggal dunia.

Dalam aksi bagi-bagi bunga tersebut menyasar pengendara dan segenap masyarakat yang tengah berada di alun-alun. Mereka nampak berbincang dengan masyarakat yang menerima kreasi bunga berwarna merah itu.

ketua umum KMPP Semarang Ari Gunawan mengatakan, kegiatan yang dilakukan termasuk agenda tahunan dalam menyuarakan pentingnya pencegahan HIV/AIDS di Bumi Mina Tani. Karena menurutnya, sebagai mahasiswa memang sudah menjadi salah satu tugas untuk membantu mengedukasi masyarakat agar terhindar dari penularan penyakit yang berbahaya tersebut.

“Apalagi Kabupaten Pati menjadi tanah kelahiran kami, sehingga kami tergugah dan tergelitik dari sisi sosial untuk berkontribusi membangun Pati. Satu diantaranya yaitu dengan edukasi terkait penyakit yang bisa menular karena berbagi jarum suntik dan sering bergonta-ganti pasangan itu,” jelasnya kemarin.

Selain berbincang terkait meminimalisir sex bebas dan gonta ganti pasangan, lanjur Ari, pihaknya juga mengampanyekan bahaya video porno yang ternyata bisa membuat ketagihan, lantaran dapat mengganggu psikis dan kinerja otak, yang dinilainya bisa lebih berpotensi bahaya. “Ada juga materi terkait pentingnya sex education bagi anak-anak juga digencarkan dalam kegiatan ini,” imbuhnya.

Acara tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang saat itu melintas di kawasan alun-alun Pati. Seperti Sumartono warga asal Juwana ini menyebut acara tersebut sangat positif, diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk dapat menanggulangi bahayanya HIV/AIDS. Terlebih, masyarakat yang berada di sekitar Alun-Alun Pati juga mengungkapkan rasa bangganya kepada mahasiswa Pati yang peduli dengan daerahnya.

“Mahasiswa memang seharusnya dapat melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat agar mereka mengetahui dampak dari HIV/AIDS. Supaya melakukan pencegahan terhadap dirinya serta anak–anaknya,” tandasnya.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *