Tanggul Desa Tunjungrejo Margoyoso Jebol. Pemukiman Warga Terendam Hingga Sekitar 50 cm

  • Whatsapp

WARTAPHOTO.net. MARGOYOSO. Akibat hujan lebat yang mengguyur Wilayah Kecamatan Margoyoso pagi hingga siang tadi (5/1) berakibat jebolnya tanggul Desa Tunjungrejo. Hal lantaran tanggul tidak mampu menampung debit air yang mengalir begitu deras. Akibatnya air tersebut masuk hingga ke pemukiman warga dengan ketinggian hingga 50 sentimeter.

Lantaran kondisi yang begitu darurat, gotong royong untuk mengatasi tanggul dilakukan oleh warga masyarakat, anggota TNI, Polri, dan relawan.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Saiful Arifin yang meninjau langsung kondisi banjir mengatakan, penggulangan itu bersifat sementara. Sedang, besuk pihaknya akan maksimalkan kondisi yang lebih baik. “Karena waktunya mepet dan air jalan terus. Kita coba bendung dengan terpal,” jelasnya.

Tak hanya itu, alat berat juga didatangkan untuk membantu menangani agar cepat selesai. Dengan bahu membahu dan siaga, mereka mengantisipasi hal itu lantaran Pati merupakan daerah rawan banjir.

“Karena tinggal di bantaran sungai, jadi kita siaga. Dengan kondisi curah hujan yang tinggi, kejadian seperti ini semoga tidak terulang kembali,” imbuh Wabup Safin.

Semntara itu, Plt kepala Bandan Penanggulangan Bencana Daerah Hadi santosa mengantakan, hujan lebat utamanya dari lereng Muria itu berdampak di sungai Tunjungrejo yang tanggulnya jebol skitar 8 meter. Sehingga, meredam 2 RT yang terdiri sekitar 150 KK. Selain itu, lumpur juga masuk rumah warga dan jalan di sekitarnya.

 

“Kita lihat ini diperbaiki. Kalau tidak segera ditangani nanti bisa merembet. Semoga ini tidak terlalu lama,” jelas Hadi.

Sementara dari data yang diterimanya, salah satu rumah warga yang terdampak mengalami rusak ringan dan ada satu warga yang pingsan.

Semantara itu, dari pantauan lapangan, para warga sudah mulai membersihkan rumahnya dari lumpur yang masuk. Semtara dari BPBD bersama Dinas sosial masih mendata jika memang dibutuhkan bantuan logistik pada masyarakat terdampak.

Pihaknya juga mengimbau kepada warga Pati, agar membersihkan selokan dan sungai. Hal itu lantaran ada banyak sampah. “Kita bersama dinas terkait juga melakukan inspeksi ke sungai-sungai untuk mengantisipasi tanggul rapuh yang kemungkinan rawan jembol,” tandas Hadi.

Reporter: Putra, Arton

Editor: Revan Zaen

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *