PMI Kudus Racik Desinfektan Berbahan Pemutih Pakaian

  • Whatsapp

WARTAPHOTO.net.KUDUS –  Miliki tips sederhana, Palang Merah Indonesia (PMI)  Kabupaten Kudus racik desinfektan secara mandiri. Yakni menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Salah satunya, dari campuran pemutih pakaian dan air.

Sekertaris PMI Kudus, Imam Santosa mengatakan kandungan Natrium Hipoklori dalam pemutih pakaian cukup ampuh mematikan kuman penyakit yang menempel pada benda-benda mati di lingkungan sekitar.

“Ini desinfektan ya bukan antiseptik. Kalau desinfektan itu untuk membunuh kuman yang menempel pada benda mati. Sedangakan antiseptik, untuk membunuh kuman penyakit pada jaringan hidup. Seperti permukaan kulit,” jelasnya.

Imam menjelaskan, racikan pemutih pakaian dengan kandungan Natrium Hipoklori 5,25 persen dengan air ini merupakan alternatif solusi yang ditawarkan oleh PMI Jawa Tengah. Di tengah melonjaknya harga desinfektan di pasaran.

“Dari beberapa bahan yang bisa digunakan sebagai desinfektan. Kami rasa, campuran ini yang paling mudah dan murah,” katanya.

Cara membuatnya, terbilang cukup mudah. Yakni sebotol pemutih pakaian volume 1 liter cukup dicampur dengan 50 liter air. Kedua bahan tersebut kemudian diaduk merata. Lalu masukkan ke dalam botol sprai dan siap disemprotkan ke lingkungan sekitar.

Sementara, saat penyemprotan, petugas perlu melengkapi diri dengan alat pelindung diri. Berupa masker dan kacama, guna meminimalisir paparan percikan desinfektan ke mata, mulut maupun saluran pernapasan.Namun, bila hal itu terjadi. Petugas harus segera mencuci organ dengan air mengalir.

“Hati-hati saja dalam menggunakannya. InsyaAllah aman,” tambahnya.

Oleh PMI Kudus, racikan desinfektan ini digunakan untuk membunuh kuman di sejumlah sekolah dan fasilitas publik. Selasa, 17 Maret 2020 tiga petugas PMI melakukan penyemprotan desinfektan di Kantor Unit Donor Darah PMI, SMA 1 Kudus dan Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus.

“Kami akan menyasar ke Masjid Agung, TK Pelita Husada dan SD Muhammadiyah 1 Kudus. Lalu lusa kami akan ke pasar dan fasilitas publik lainnya,” jelasnya.

Rencananya kegiatan ini akan dilakukan kontinyu, hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Pihaknya juga membuka kesempatan bagi masyarakat atau instansi yang menginginkan untuk dilakukan desinfektanisasi. Caranya, cukup mendaftarkan diri ke Kantor PMI Kudus.

Reporter: Putra

 

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *