Ikuti Imbauan Pemerintah, Kades Ngagel : Tradisi Takbir Keliling Tahun Ini Ditiadakan

  • Whatsapp

WARTAPHOTO.net. DUKUHSETI – Pandemi covid-19 masih mewabah di sejumlah daerah. Dengan itu pemerintah keluarkan imbauan untuk tiadakan kegiatan takbir keliling tahun ini. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran covid-19.

Perayaan takbir keliling untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri sudah menjadi tradisi tahunan bagi umat Islam khususnya di Kabupaten Pati, namun tahun ini pemerintah mengimbau agar kegiatan tersebut ditiadakan. Bahkan surat edaran Bupati Pati terkait larangan untuk pelaksanakannya sudah diedarkan.

Dalam surat edaran yang ditujukan kepada Camat se Kabupaten Pati tersebut berisi tentang peniadaan perayaan takbir keliling dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Jika nantinya ditemukan pelanggaran, yakni masih ada masyarakat yang melaksanakan takbir keliling, maka petugas akan melaksanakan tindakan tegas dan mengamankan pelaku pelanggaran.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjalankan salat Idulfitri di rumah bersama keluarga. Namun jika ada takmir masjid ataupun panitia yang melaksanakannya secara berjamaah, diharapkan agar tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Menanggapi imbauan tersebut, Kepala Desa Ngagel Suwardi mengaku sependapat dengan pemerintah. Menurutnya pada saat perayaan takbir keliling berlangsung ,dapat memicu penularan covid-19 lebih meluas.

“Karena kondisi Indonesia mengalami pandemi dan sesuai surat edaran Bapak Bupati Pati nomor 003.2/1234, kami selaku kepala Desa Ngagel akan melaksanakan Peraturan Pemerintah demi keselamatan kita dan bangsa ini. Meskipun itu sudah menjadi tradisi dan ikon desa Ngagel, namun keselamatan bangsa lebih utama,” kata dia.

Untuk itu, Suwardi berharap agar masyarakat Desa Ngagel juga patuh dan taat aturan tersebut. Sehingga masa pandemi covid-19 segera berakhir.

“Kami selaku Kepala Desa mengimbau kepada seluruh warga kami, agar tidak melaksanakan takbir keliling di jalan-jalan. Mari kita kumandangkan takbir dengan hikmat di musala masing-masing sambil menabuh bedug dengan menjalankan protokol kesehatan,” imbau dia.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif dan merespon cepat laporan warga, Pemerintah Desa Ngagel bersama Polsek Dukuhseti juga membuat posko ‘Satgas Jogo Tonggo’ yang berada di tempat strategis Desa Ngagel yang aktif digunakan pada malam hari.

Reporter : A. Muhammad
Editor : Revan Zaen

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *