kipasoak indonesia

Tanyakan Perkembangan Dugaan Penyelewengan PTSL, Belasan Warga Jimbaran Datangi Polres Pati

  • Bagikan
Your Ad Banner

WARTAPHOTO.net, PATI – Sambangi Mapolres Pati, Senin (6/7/2020) pagi, belasan warga Desa Jimbaran Kecamatan Kayen pertanyakan perkembangan penanganan laporan perkara dugaan pungli dalam pengurusan pendaftaran tanah  sistematis lengkap (PTSL). Dengan membentangkan poster dengan berbagai bertulisan, mereka meminta agar pihak kepolisian segera menyelidiki lebih lanjut atas dugaan yang mereka laporkan.

Kedatangan belasan warga Desa Jimbaran ke Mapolres Pati, didampingi oleh pengacara Nimerodi Gulo.

“Perkara ini jangan sampai berulang tahun ketiga atau keempat lagi, kalau memang tidak bisa diteruskan dihentikan saja. Tapi saya mengatakan dari analisis hukum pidana ini bisa diteruskan buktinya ada kok semua bukti ada undang-undang peraturan pemerintah sudah jelas bahwa itu tidak boleh diikuti lebih dari 150 ribu,” jelas Gulo kepada awak media usai bertemu Kapolres.

Meski pungutan itu diperdakan atau tidak, lanjut dia, pungutan melebihi 150 ribu dinilai melanggar hukum. Dalam laporan yang sudah disampaikan, juga ada saksi serta bukti-buktinya, selebihnya penyidik kepolisian yang menyelesaikan penanganan laporannya.

Sementara itu, Koordinator Aksi Suharno berharap agar pertemuannya dengan Kapolres membuahkan hasil.

“Pada 2017 ada pungutan sekitar 750 ribu sebanyak kurang lebih 700 bidang. 2018 pungutan yang masih sama 750 ribu sebanyak 900 bidang,” terang dia.

Sedangakan, usai menemui perwakilan dari warga Jimbaran, Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat melalui Kasat Reskrim AKP Sudarno mengatakan, pihaknya masih menyelidiki perkara tersebut lebih dalam.

“Kita masih mencari barang bukti untuk proses selanjutnya. Kasus ini ditangani dengan serius. Jadi ini masih mencari terus, kita gali terus bukti-bukti pendukungnya,” kata Kasat Reskrim.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen

\
Your Ad Banner
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of wartaphoto.net