Akademi Persib Bandung Hadir di Pati, Siap Cetak Pemain Profesional

  • Whatsapp

WARTAPHOTO.NET. PATI – Akademi Persib Bandung resmi membuka cabang di Kabupaten Pati. Hal itu untuk mencetak para pemain muda profesional khususnya dari Bumi Mina Tani.

Akademi tersebut secara resmi dilaunching di lapangan Desa Tambaharjo, Kecamatan Tambakromo, Sabtu (28/11/2020) sore. Pati merupakan daerah pertama perluasan Akademi Persib di luar Jawa Barat.

Direktur Akademi Persib Yoyo S Adiredja mengatakan, Akademi tersebut memang tidak terbatas oleh kewilayahan.

“Intinya Persib ingin membina anak muda dan remaja, bukan hanya orang Bandung, tapi juga seluruh Indonesia,” kata dia usai melakukan launching Akademi Persib Pati.

Untuk Kabupaten Pati, kata dia, antusiasnya sangat besar. Ia menilai, banyak anak-anak yang punya minat bermain sepak bola.

“Kita sharing, berbagi untuk membina. Dan Alhamdulillah kita hari ini launching. Pati merupakan daerah di luar Jawa Barat pertama yang membuka. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada hasil yang kita dapat (dari pembinaan yang dilakukan),” jelas dia.

Yoyo menilai, fasilitas yang ada di Akademi Persib Pati ini sudah cukup baik.

“Pati sudah punya lapangan seperti ini. Di Bandung saja sulit kita dapatkan lapangan seperti ini. Saya pikir pembinanya sudah ada, peminatnya ada, kurikulum sudah disharingkan. Tinggal jalan,” kata dia.

Yoyo berharap, ke depan terlahir para pemain yang turut meramaikan Liga 1 tanah air dari Akademi Persib Pati ini.

Pertandingan antara Tim Akademi Persib u-15 melawan Bhayangkara u-15 dalam Launching Akademi Persib Pati

Sementara itu, pelatih Persib Pati Dwi Ariyanto mengatakan, dirinya mendirikan Akademi tersebut lantaran merasa prihatin atas persepakbolaan di Kabupaten Pati.

“Nggak ada akademi yang memang untuk anak-anak yang kelasnya menengah ke bawah. Maka kita membangun akademi Persib. Berkerjasama memberikan peluang pada anak-anak untuk bisa ke jenjang yang lebih tinggi lagi,” jelas dia.

Pelatih yang pernah menjadi juru taktik Persipa Pati ini berharap, akademi yang ia besut nantinya bisa menjadi jalan bagi anak-anak terutama di sekitar Pati untuk  menjadi pemain profesional.

“Dengan metode latihan dari Persib pusat agar kemampuan mereka berkembang,” jelas dia.

Adapun jumlah siswa dari Kademi Persib Pati ini baru 21 anak. Rata-rata  kelahiran, 2008, 2009, 2006, dan 2005.

“Tidak hanya dari Pati. Untuk siswa kita ada yang dari Purwodadi, Sulawesi, Kalimantan, dan Rembang. Kita siapkan mes bagi mereka dari luar Pati,” imbuh pelatih berlisensi C AFC ini.

Sementara itu Kepala Desa Tambaharjo, Supardi mengatakan, pihaknya sangat senang dengan akademi yang baru dibuka ini. Sebab, ia menilai jika banyak potensi terpendam dari warganya di sektor olahraga.

“Alhamdulillah berkat mas Dwi yang mencoba dan berhasil bekerjasama dengan Persib Bandung untuk mendirikan di sini. Harapan kami lewat akademi ini tumbuh generasi-generasi dan prestasi baru,” jelas dia.

Lewat pembinaan ini, lanjut dia, memang sejalan dengan program pemerintah desa dengan mendukung secara aktif dari segi fasilitas yang ada. “Sebab, besar harapan kami betul-betul bisa lahir utamanya dari daerah kami ini menjadi pemain Timnas,” harap dia.

Kades Tambaharjo ini menyebut, dari kerjasama akademi dan pemerintah desa, maka dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Dari situ, pihaknya akan menggelontorkan APBDes untuk menunjang fasilitas yang masih diperlukan.

“APBDes kita anggarkan setiap tahun, dan rencana 2021 kita tambahkan 300 persen dari biasanya. Melihat respon yang saya anggap cukup positif ini kami akan menindaklanjuti dengan pembangunan infrastrukturnya. Perlu diperbaiki seperti parkiran dan ada penghijauan juga di sekeliling lapangan,” tandas dia.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *