kipasoak indonesia

Hoaks Seputar Covid-19 Perkeruh Suasana

  • Bagikan
Your Ad Banner

Berita hoaks semakin marak berkembang di tengah pandemi covid 19. Isu-isu kesehatan yang tidak benar berseliweran di media sosial. Salah satunya berita konspirasi covid 19 yang kini semakin menjadi-jadi. Masih banyak warga yang meragukan keberadaan covid-19 padahal korban jiwa sudah banyak berjatuhan.

Seperti beredarnya pesan berantai tentang virus corona (Covid 19) yang disebut hanya rekayasa. Pesan itu telah beredar sejak bulan Juli hingga sekarang di media sosial seperti Whatsapp dan Facebook. Pesan ini pertama kali beredar di grup MIK Jepara Official (Media Informasi Kota Jepara). Pesan berantai tersebut menyebutkan bahwa virus corona merupakan buatan dari seorang dokter sendiri dan hanya sandiwara para dokter untuk mendapatkan keuntungan belaka.

Faktanya berita tersebut hanyalah hoaks dari orang yang tidak bertanggung jawab. Hal ini sesuai dengan pernyataan D. Wahyanto selaku Kepala Bidang Kominfo Jepara, yang menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar. Selain itu Dinas Kominfo Kabupaten Jepara pun sudah  menyatakan bahwa berita tersebut termasuk hoaks atau berita bohong.

Virus corona atau covid 19 adalah benar adanya, karena jumlah korban jiwa pun meningkat setiap harinya. Dilansir di laman Satgas Penanganan Covid-19, banyaknya korban jiwa di Indonesia  yang telah meninggal pun sudah mencapai angka 16.335 jiwa (data per 25/11/2020).

Berita-berita tidak bertanggung jawab yang menyatakan covid 19 hanyalah rekayasa, tidak lain hanya untuk menyesatkan dan memperkeruh suasana.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Ketua Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jepara, Dr. Triyono Teguh Widodo yang menyatakan berita tersebut hanyalah untuk menyesatkan. Sehingga warga akan lalai dan abai pada protokol kesehatan.

Seyogyanya kita tetap mematuhi protokol kesehatan, sembari menunggu vaksin segera lulus uji dan bisa dibagikan kepada masyarakat.

*Mahasiswa S1 Prodi Pendidikan Biologi UNNES

Editor: Revan Zaen

\
Your Ad Banner
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of wartaphoto.net