Peringati Hari AIDS, Mahasiswa UIN Walisongo Bagikan 1.000 Bunga dan Masker untuk Masyarakat Pati

  • Whatsapp

WARTAPHOTO.NET. PATI – Dalam rangka peringati hari Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) sedunia yang jatuh setiap 1 Desember, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kedaerahan Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Pati (KMPP) di UIN Walisongo Semarang, tebar seribu bunga dan masker untuk masyarakat Bumi Mina Tani.

Dengan terbagi menjadi empat kelompok, mereka menyasar warga yang berada di Kompleks Stadion Joyo Kusumo, Taman Winong, Alun-alun Pati, dan depan Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Pati mencatat, ada sebanyak 171 Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Sementara yang meninggal sebanyak 57 orang. Data tersebut dihimpun sejak bulan Januari hingga Oktober 2020.

Berangkat dari situ, para mahasiswa Pati yang menimba ilmu di Semarang ini, tergugah hati untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dari HIV/AIDS tersebut.

“kegiatan yang kami lakukan termasuk agenda tahunan dalam menyuarakan atau mengampanyekan pentingnya pencegahan HIV/AIDS di Bumi Mina Tani. Sebagai seorang pemuda, juga mahasiswa, memang sudah menjadi salah satu tugas dari kami untuk membantu mengedukasi masyarakat agar terhindar dari penularan penyakit  tersebut,” kata Ketua Umum KMPP Semarang, Wahyu Aji Prasetiyo.

Wahyu menegaskan, edukasi dan sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS memang perlu digencarkan. Mengingat, pergaulan bebas semakin marak terjadi pada remaja di era sekarang ini.

“Di era perkembangan zaman seperti ini, pergaulan bebas sangat marak terjadi di kalangan masyarakat khususnya remaja. Pergaulan bebas tersebut menyebabkan dampak negatif terhadap kehidupann para remaja, baik secara agama, pendidikan, psikologis, kesehatan, keluarga dan kehidupan masyarakat. Salah satu dampak buruk dari pegaulan bebas adalah munculnya virus HIV,” jelas dia.

Bagikan Masker Gratis untuk Warga

Tak hanya membagikan bunga, puluhan anggota KMPP juga memberikan masker gratis kepada warga Pati di empat lokasi yang telah ditetapkan. Serta, turut menyosialisasikan gerakan 3 M, yakni mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, dan memakai masker. Hal itu lantaran mereka ingin membantu pemerintah kabupaten Pati dalam memutus mata rantai sebaran covid-19.

Saat ini, memang Pemerintah Kabupaten Pati tengah gencar melaksanakan kegiatan sosialisasi, edukasi dan yustisi. Sebab, Pati berstatus zona merah selama 11 minggu berturut-turut.

“Dari situ kami juga memberikan masker gratis kepada warga. Paling tidak, kami sebagai pemuda juga turut serta membantu pemerintah untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar kasus virus corona di Pati ini menurun,” jelas Wahyu.

Sementara dalam kegitan tersebut juga mendapatkan respon positif dari warga. Salah satunya, Mulyono.

“Ini menunjukkan bahwa anak muda Pati punya wawasan yang luas dan giat, tidak malas-malasan,” ucap Mulyono.

Reporter : Putra
Foto : Dok. KMPP for Wartaphoto
Editor : Revan Zaen

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *