kipasoak indonesia

Dewan Menilai Harga Cabai Rawan Naik Ketika Musim Hujan

  • Bagikan
Your Ad Banner

WARTAPHOTO.NET. PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menilai harga komoditas cabai rawan melambung tinggi ketika musim hujan. Hal ini dikarenakan di musim hujan, banyak hama yang menyerang tanaman cabai.

Hal itu diungkapkan oleh anggota Komisi B, Narso. Menurutnya, ketika musim hujan banyak penyakit yang menyerang tanaman itu.

“Kalau terkait melambungnya harga cabai itu kan musiman. Di musim hujan ini banyak penyakit sehingga panen turun,” kata dia.

Narso menyebut, banyaknya hama ini membuat permintaan lebih tinggi dari pada pasokan cabai itu sendiri. Sehingga harga cabai mengalami kenaikan di musim penghujan.

“Dan mengakibatkan permintaan dan penawaran lebih banyak permintaan sehingga harganya naik,” ujar dia.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai perlunya pendataan dan upaya untuk mengurangi risiko, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi musim penghujan.

“Ini memang perlu mitigasi ke depannya sehingga kita bisa tahu produksi kita berapa,” kata dia.

Sebelumnya, harga cabai di Pati sempat mencabai Rp 80 ribu per kilogram pada awal Januari 2021. Namun saat ini,  Kamis (21/1/2021) harga cabai berkisar antara Rp 53 ribu hingga Rp67 ribu perkilo. Dengan rincian, harga cabai rawit hijau sebesar Rp 53 ribu, harga cabai rawit merah Rp 65 ribu dan harga cabai merah besar mencapai Rp 67 ribu.

\
Penulis: PutraEditor: Revan Zaen
Your Ad Banner
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of wartaphoto.net