kipasoak indonesia

HIPMI Pati Fokuskan Kajian Pemulihan Ekosistem Ekonomi Pascabanjir

  • Bagikan
Your Ad Banner

WARTAPHOTO.net. GABUS – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Pati akan segera melakukan kajian terkait rencana pemulihan ekonomi masyarakat usai terdampak banjir. Bahkan, pihaknya telah menunjuk tim teknis di lapangan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum HIPMI Pati, Anjas Felady usai memberikan 150 paket bantuan sembako dan obat-obatan kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Babalan, Kecamatan Gabus, (15/2/2021).

Anjas menyebut, tim lapangan akan segera berkoordinasi dengan pihak desa.  Disebutkannya pula bahwa pihaknya telah melakukan survei di beberapa sektor yang terdampak.

“Pemulihan ekonomi kita intisariakan pada tahap kajian. Kita melihat seberapa lama banjir ini terjadi. Kita langsung turunkan tim,” jelas dia.

Anjas Felady Ketua Hipmi Pati

Sekretaris Umum HIPMI Pati Dewanto Aji Pamungkas menambahkan, sebagai bentuk perhatian, pihaknya memang tidak hanya fokus pada bantuan di saat bencana saja. Dia menyebut, pascabencana pun patut untuk diperhatikan.

“Kami melihat, apa saja yang bisa digerakkan. Kita buat narasi skenario ekosistem ekonomi mikronya. Mau kita bantu di level apa. Sehingga ke depan bisa menumbuhkan (perekonomian), bukan hanya bertahan hidup, tetapi harus tumbuh pascabencana,” kata dia.

Ia mencontohkan, di sektor pertanian yang saat ini dinilai cukup berdampak. Sebab, banyak lahan pertanian yang terendam banjir.

“Misal pertanian, kita dorong di benih dan pupuknya. Nanti kami bisa membantu petani untuk menanam ulang. Artinya pupuk kita akan kerjasama, biar petani tidak utang dulu. Kita sinergi, hasil kita bagi,” ucap dia.

Ia menambahkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah terkait apa yang harus dilakukan. “Kita sebagai pengusaha, apa yang harus kita bantu maka akan kita maksimalkan,” tandas dia.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen

\
Your Ad Banner
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of wartaphoto.net