kipasoak indonesia

Percepat Pemulihan Pasca Banjir, KKUB Juwana Berikan Bantuan Alat Kebersihan Tempat Ibadah dan Cek Kesehatan Gratis

  • Bagikan
Your Ad Banner

WARTAPHOTO.net. JUWANA. Banjir di sejumlah wilayah Juwana berangsur surut. Jalan dan gang kampung sudah mulai bisa dilewati secara normal, meski ada beberapa lokasi terutama yang di bantaran sungai masih tergenang. Melihat hal tersebut, Komunitas Kerukukan Umat Beragama (KKUB) Juwana kembali melakukan aksi sosial dalam rangka percepatan dan pemulihan kondisi pasca banjir.

Sabtu, (20/02/21) KKUB bersama Muspika Juwana dan RS Budi Agung memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang difokuskan di Balai Desa Kedungpancing. Masyarakat cukup antusias mengikuti acara ini, terlebih pasca banjir berbagai penyakit kulit, diare dan berbagai penyakit lainnya cukup mengkhawatirkan.

Selain itu, mereka juga memberikan trauma healing untuk anak-anak dengan mendatangkan komedian dan pencerita Kak Roh dan si Roki. Dalam acara ini juga dibagikan berbagai mainan anak-anak, makanan ringan serta buku-buku edukatif. Meski seluruhnya bermasker namun riuh suara anak-anak menyahut instruksi Kak Roh menggambarkan kebahagiaan mereka.

Tak lama, KKUB kemudian menyerahkan bantuan alat-alat kebersihan seperti pembersih lantai, alat pel, sapu, ember dan sebagainya untuk beberapa tempat ibadah yang terdampak banjir. Bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat supaya tempat ibadah masing-masing pemeluk agama bisa kembali bermanfaat secara maksimal.

Mereka menyerahkan bantuan tersebut secara langsung ke Kelenteng Tjong Hok Bio, Masjid Al Hidayah, Gereja Pantekosta di Tluwah. Kemudian Vihara Dharmasanti dan Masjid Baitul Iman di Doropayung Juwana.

Didik Narwadi, Kades Kedungpancing menjelaskan bahwa terdapat 120 rumah atau 60% warganya terdampak banjir.

“Namun hanya 2 KK yang mengungsi di Balai Desa Kedungpancing. Kebanyakan warga enggan mengungsi. Biasanya di rumahnya mereka membuat gladak diatas kamar untuk tidur. Anak-anak mungkin juga tidurnya diatas gladak tersebut. Jadi kejenuhan dan kebosanan mereka tentu penting untuk diatasi sehingga trauma healing ini sangat bermanfaat,” ungkapnya.

Tak lupa dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Muspika Juwana yang selalu memberikan support dan bantuan kepada warganya.

“Terima kasih juga untuk KKUB yang kesekian kalinya meringankan beban masyarakat kami yang terkena musibah. Begitu juga kami ucapkan terima kasih untuk RS Budi Agung Juwana,” imbuhnya.

Sementara itu Camat Juwana Sugiyono dalam sambutannya mengingatkan pentingnya kerja bakti bersama.

“Banjir tahun ini memang sedikit merepotkan namun semoga ada hikmahnya. Bahwa kita harus sadar bahwa tinggal dibantaran sungai yang sewaktu-waktu air meluap baik karena air laut pasang maupun kiriman dari atas. Untuk itu siapkan mental juga usaha seperti jaga kesehatan, sering kerja bakti, dan jangan sampai selokan macet,” pesannya.

Reporter: Revan Zaen

Editor: A. Muhammad

\
Your Ad Banner
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of wartaphoto.net