kipasoak indonesia

17 Desa di Kecamatan Tayu dan Dukuhseti Terendam Banjir, Akses Antarkabupaten Lumpuh

  • Bagikan
Your Ad Banner

WARTAPHOTO.NET. DUKUHSETI – Hujan lebat semalaman yang mengguyur wilayah Pati, (23/2/2021) membuat air semakin tinggi. Ketinggian air yang mencapai satu meter lebih membuat ratusan rumah di dua kecamatan yakni Dukuhseti dan Tayu kini terendam air. Selain melumpuhkan akses antar kabupaten di wilayah tersebut, air juga melumpuhkan aktivitas warga.

Memang, cuaca ektrim hingga saat ini membuat wilayah Kabupaten Pati di kepung banjir. Wilayah Pati Selatan yang terendam banjir belum sepenuhnya surut, kini giliran wilayah utara yang direndam banjir.

Seperti di Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, warga harus berjibaku menyelamatkan perabotan rumah tangga dari genangan air yang terus meninggi. Tidak hanya perumahan,akses di desa tersebut juga terendam hingga 80 sentimeter. Sejumlah pengendara motor yang nekad melintasi genangan tampak mendorong kendaraannya karena macet.

Warga Desa Ngagel, Wawan Hariyono mengatakan, selain karena faktor cuaca ektrim, ia menyebut luapan air ini akibat kawasan hutan yang berada di sisi barat desa tak lagi mampu menahan derasnya air.

“karena, kondisi hutan saat ini hampir tidak ada pohon tegakan dan mayoritas ditanami ketela. Akibatnya sejumlah sungai yang berada di wilayah tersebut tidak lagi mampu menampung luapan air hujan,” jelas dia.

hingga saat ini, setidaknya 17 desa di Kecamatan Dukuhseti dan Tayu terendam banjir. Ratusan perumahan di lima desa di Kecamatan Tayu, dan 12 desa di Kecamatan Dukuhseti kini terdampak banjir. tak hanya merendam perumahan, banjir juga merendam akses jalan antar kabupaten Pati-Jepara.

Reporter : A. Muhammad, Arton
Editor : Revan Zaen

\
Your Ad Banner
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of wartaphoto.net