kipasoak indonesia

Cepat Tanggap, Demokrat Pati Berikan Bantuan Sembako ke Empat Desa di Tayu dan Dukuhseti yang Terdampak Banjir 

  • Bagikan
Your Ad Banner

WARTAPHOTO.net. DUKUHSETI– Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pati pada Selasa (23/2/2021) malam, mengakibatkan belasan desa di Kecamatan Dukuhseti dan Tayu terendam banjir. Merespon adanya musibah itu, Partai Demokrat Pati bergerak dengan cepat.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Joni Kurnianto bersama dengan puluhan kader langsung terjun ke lolasi banjir untuk memberikan bantuan. Mereka menyasar Desa Dororejo Kecamatan Tayu, Desa Ngagel, Desa Alasdowo, dan Desa/Kecamatan Dukuhseti, pada Rabu (24/2/2021) sore.

“Tadi pagi saya dihubungi oleh kader-kader dari Tayu maupun Dukuhseti bahwa ada banjir sejak tadi malam. Kebetulan di kantor masih ada 100 kardus mi instan sama 300 kilo beras, dan ada makanan ringan dari UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Langsung kami bagi ke empat desa pada hari ini,” jelas Joni saat memberikan bantuan di Balai Desa Ngagel.

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati ini mengatakan, pihaknya siap memberikan bantuan susulan ke desa-desa yang sekiranya masih terdampak banjir.

“Kita lihat besok. Kalau bisa mengumpulkan (sembako) lagi, besok kita kirim lagi. Yang penting kita tunjukkan bahwa partai demokrat Pati ini tanggap bencana dengan cepat,” kata dia.

Joni menyebut, tanggap cepat terhadap bencana adalah instruksi langsung dari pimpinan pusat mereka, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).  “Kita diperintah mas AHY itu supaya peka dan tanggap terhadap bencana. Khususnya di masa pandemi ini. Seharusnya demokrat itu memang seperti ini,” ujar dia.

Sementara Kepala Desa Ngagel Suwardi mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Demokrat Pati.

“Untuk kebutuhan logistik dari desa sudah menyediakan. Ini dari Demokrat alhamdulillah sangat membantu dan memperhatikan kami. Mudah-mudahan bantuan dari Pak Joni dapat meringankan beban kami,” ungkap Kades Ngagel ini.

Suwardi menyebut, di Desa Ngagel yang tergenang air kurang lebih sekitar 600 rumah. Dari total tersebut, 270 rumah terdampak cukup parah. Ketinggian air rata-rata mencapai 60 sentimeter hingga 1 meter.

“Karena Desa Ngagel ini hanya ada satu muara sungai saja, kita perkirakan surutnya kurang lebih satu mingguan. Untuk lansia juga kita ungsikan, ada sekirar 12 orang. Sementara mereka ditampung oleh saudaranya,” jelas dia.

Suwardi menambahkan, pemerintah desa juga sudah mendirikan dapur umum yang berada di balai desa.

 

Reporter : Putra

Editor : Revan Zaen

 

\
Your Ad Banner
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of wartaphoto.net