kipasoak indonesia

Polres Pati Siagakan Ribuan Personel dalam Pengamanan Pilkades, Satgas Anti Judi Juga Dibentuk

  • Bagikan
Your Ad Banner

WARTAPHOTO.NET. PATI – Polres Pati tengah menyiagakan ribuan personel guna mengamankan jalannya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Pati yang diikuti oleh 219 desa, pada 10 April 2021 mendatang.

Total keseluruhan personel yang dikerahakan ialah 1.603. Adapun jari jumlah tersebut adalah terdiri dari 898 anggota Polres Pati serta 705 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Brimob dan Dalmas Polda dan Polres tetangga. Dari jumlah tersebut termasuk 58 personel Satgas Anti Judi dan Politik Uang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat dalam forum Pemaparan Kesiapan Pengamanan Pilkades Serentak Gelombang I 2021, Kamis (4/3/2021), di Aula Sarja Arya Racana Polres Pati.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Polda Jawa Tengah, antara lain Kepala Biro (Karo) Operasi (Ops) Kombes Firly Ruspang Samosir. Selain itu, 21 Kapolsek juga hadir dalam kegiatan itu.

Kapolres Pati AKBP Arie mengatakan, pihaknya juga dibantu oleh personel Kodim Pati, Subdenpom Pati, Satpol PP, serta Linmas dengan jumlah total 2.674 personel. Selain menyiagakan personel, Polres Pati juga akan melaksanakan sejumlah agenda untuk memastikan kondusifitas dalam setiap tahapan Pilkades.

“Antara lain setelah penetapan calon kepala desa  8 maret mendatang, kami sudah koordinasi dengan Dandim untuk melakukan apel Babinsa dan Babinkamtibmas di Stadion Joyokusumo. Ini sebagai show off force untuk menunjukkan kesiapan Polri dan TNI dalam mengamankan Pilkades,” jelas kapolres.

Kapolres menjelaskan, pihaknya juga akan menggelar penandatanganan deklarasi damai yang diikuti para calon Kades. Deklarasi damai ini akan dilaksanakan di tiap-tiap Eks-Kawedanan.

Sementara itu berdasarkan pemetaan sementara, dari 219 desa yang mengikuti Pilkades serentak, Polres Pati menetapkan 50 desa dengan kategori rawan. Kerawanan di sini antara lain diakibatkan situasi politik yang terjadi di desa tersebut.

Karo Ops Polda Jateng Kombes Firly Ruspang Samosir mengatakan, terkait kerawanan yang dimaksud, yakni terdiri dari sejumlah kriteria.

“Polres sudah siapkan perencanaan, mana yang aman, mana yang rawan, sudah diinventarisasi. Kriteria rawan yang pertama, tentu dari situasi balon (bakal calon) dan para pendukung. Kemudian rawan bencana alam banjir. Selanjutnya rawan persebaran Covid-19,” jelas dia.

Kombes Firly menambahkan, di setiap tahapan Pilkades, mulai pendaftaran sampai dengan penetapan, pasti ada potensi kerawanan. Namun, ia meyakini Kapolres beserta jajarannya sudah menyiapkan strategi pengamanan khusus untuk mengantisi hal tersebut.

Reporter: Putra

Editor: Revan Zaen

\
Your Ad Banner
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of wartaphoto.net