
PATI | WARTAPHOTO.NET – Di tengah proses kembalinya bayi temuan asal Desa Badegan, Kecamatan Margorejo, kepada ibu kandungnya, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengajak masyarakat menahan diri untuk tidak memberikan hujatan maupun penghakiman kepada keluarga bayi tersebut.
Pesan itu disampaikan Chandra saat menghadiri serah terima bayi kepada ibu kandungnya di Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH), Jumat (18/9/2026).
Chandra mengatakan, peristiwa penyerahan kembali bayi kepada orang tua bukan kali pertama ia saksikan selama menjabat sebagai Plt Bupati Pati. Ia menyebut telah dua kali menghadiri proses serupa di rumah sakit tersebut.
“Kelihatannya sudah dua kali kami hadir di sini untuk kembali menyerahkan bayi ke orang tuanya,” ujar Chandra.
Menurutnya, persoalan yang dihadapi sebuah keluarga tidak semestinya menjadi alasan bagi masyarakat untuk memberikan hujatan. Setiap orang, kata dia, memiliki persoalan dan tidak luput dari kekhilafan dalam menjalani kehidupan.
“Kita, sebagai sesama manusia hendaknya tidak boleh menghujat ataupun menghakimi, karena setiap orang punya masalahnya masing-masing,” katanya.
Chandra juga mengingatkan bahwa kelahiran seorang anak merupakan bagian dari kehendak Allah SWT. Setelah melalui proses penanganan di rumah sakit, bayi tersebut kembali kepada ibu kandungnya dan masih membutuhkan perawatan intensif.
“Segala sesuatu dalam hidup sudah menjadi takdir yang digariskan Allah SWT. Kita hanya bisa terus berdoa, berikhtiar, dan berusaha,” tutur Chandra.
Ia berharap kejadian tersebut dapat menjadi pembelajaran bersama tanpa memperpanjang stigma terhadap keluarga. Menurutnya, perhatian dan dukungan terhadap anak justru perlu menjadi bagian penting setelah bayi kembali berada dalam pengasuhan ibu kandungnya.
Chandra juga mengajak para orang tua untuk terus mendoakan kesehatan, keselamatan, serta masa depan anak-anak mereka.
Reporter: Arton
Editor: Revan Zaen