29
September
2026
Selasa - : WIB

PSP dan UPZIS MWCNU Pucakwangi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan di Pati

wartaphoto
2026/09/19 pada Berita, Pati, wartaphoto

PATI | WARTAPHOTO.NET — Paguyuban Sopir Pati (PSP) berkolaborasi dengan Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) MWCNU Pucakwangi merespons krisis air bersih yang melanda sebagian warga di Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Sabtu (19/9/2026).

​Ketua PSP, Muhammad Syahidul Anam, mengatakan bahwa penyaluran air bersih ini didanai secara swadaya oleh para anggota PSP. Melalui aksi ini, PSP membuktikan komitmennya yang selalu hadir menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang dilanda kekeringan setiap tahun.

​”Setiap terjadi krisis air akibat kemarau panjang dan manajemen air yang belum optimal di masyarakat, kami berusaha hadir untuk membantu. Penyaluran air bersih ini murni berasal dari sedekah anggota. Dalam pelaksanaannya, kami berjejaring dengan rekan-rekan setempat. Khusus di Pucakwangi, kami bermitra dengan UPZIS MWCNU Pucakwangi,” ujar Anam.

​Sementara itu, Pegiat sekaligus Admin UPZIS MWCNU Pucakwangi, Saiful Maarif, menyampaikan bahwa kerja sama dengan PSP dalam hal bantuan sosial dan distribusi air bersih sudah terjalin berulang kali.

​”PSP ini basisnya ada di bawah DPC Sarbumusi NU Pati, sedangkan kami menginduk pada LAZISNU. Jadi chemistry-nya langsung menyambung karena berada dalam naungan wadah yang sama. Kendati demikian, bantuan air bersih ini diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang,” terang pria yang akrab dipanggil Ipul tersebut.

​Ipul menambahkan, pada Sabtu (19/9/2026) ini, pihaknya menyalurkan total tiga tangki air bersih untuk dua desa terdampak, yaitu satu tangki untuk Desa Triguno dan dua tangki untuk Desa Kletek.
​Sebelum mendistribusikan bantuan, tim terlebih dahulu melakukan survei lapangan untuk memastikan ketepatan sasaran.

​”Kami cek lokasi terlebih dahulu untuk memastikan wilayah tersebut benar-benar mengalami krisis air. Kami juga memastikan ketersediaan titik penampungan serta meninjau kondisi sosial masyarakat guna meyakinkan bantuan tepat sasaran. Setelah semua terpenuhi, baru kami eksekusi,” jelas Ipul.

​Melihat antusiasme dan kondisi warga yang berbondong-bondong antre demi mendapatkan air bersih, baik Ipul maupun Anam mengaku tersentuh.

​”Saat berada di Desa Kletek, saya melihat anak-anak kecil ikut mengantre dan mengangkut air. Rasanya sangat prihatin dan menyentuh hati,” tutup Anam.

Reporter: Putra
Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close