29
September
2026
Selasa - : WIB

Sri Wulan Salurkan Traktor BPKH dan Serap Aspirasi Masyarakat Pati dalam KUNDAPIL ke-7

wartaphoto net
2026/07/05 pada Nasional, Muria Raya

MURIA RAYA | WARTAPHOTO.NET – Anggota DPR RI dari Partai NasDem Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah III, Hj. Sri Wulan, S.E., M.M., melaksanakan Kunjungan Kerja di Luar Masa Reses (KUNDAPIL) ke-7 pada Masa Persidangan V Tahun 2026, Tahun Sidang 2025–2026, selama tiga hari, 3–5 Juli 2026.

Rangkaian kegiatan di Kabupaten Pati tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus memastikan berbagai program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah.

Pada hari pertama, Jumat (3/7/2026), Sri Wulan menghadiri kegiatan penyerahan bantuan traktor kepada kelompok tani di Rumah Kepala Desa Dukuhmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang disalurkan kepada kelompok tani melalui mitra resmi.

Program Kemaslahatan BPKH memanfaatkan nilai manfaat Dana Abadi Umat untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, termasuk penyediaan alat dan mesin pertanian. Dana tersebut bukan berasal dari setoran awal biaya haji para jemaah, melainkan dari hasil pengelolaan dana yang diperuntukkan bagi kemaslahatan umat.

Penyaluran bantuan traktor diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membantu petani menekan biaya pengolahan lahan. Kehadiran alat pertanian modern juga dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi kerja di tengah tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks.

Pada hari kedua, Sabtu (4/7/2026), Sri Wulan melanjutkan kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama tokoh masyarakat serta tokoh pemuda Kabupaten Pati di Pati Hotel.

Dalam dialog tersebut, berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat disampaikan secara terbuka. Aspirasi yang muncul meliputi sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur.

Salah satu persoalan yang banyak disoroti adalah kondisi penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik yang kerap mengalami gangguan sehingga dinilai mengurangi kenyamanan dan keselamatan masyarakat pada malam hari. Selain itu, masyarakat juga menyampaikan sejumlah persoalan infrastruktur lainnya yang diharapkan dapat segera memperoleh perhatian pemerintah.

Melalui forum diskusi tersebut, Sri Wulan menegaskan pentingnya komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat agar setiap persoalan yang berkembang di daerah dapat menjadi bahan perjuangan dalam pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan di DPR RI.

Rangkaian KUNDAPIL kemudian ditutup pada Minggu (5/7/2026) dengan kegiatan diskusi bersama mahasiswa perguruan tinggi keagamaan yang berlangsung di Hotel Blora.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi perguruan tinggi keagamaan di Indonesia. Beberapa persoalan yang mengemuka antara lain kualitas input mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan, keterbatasan mutu akademik dan anggaran, serta perlunya penguatan kurikulum agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.

Masukan dari kalangan akademisi tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai keagamaan.

Reporter: Revan

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close