29
September
2026
Selasa - : WIB

Jaga Kerukunan dan Gotong Royong Hadapi Kekeringan, Haryanto Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Mojoagung

wartaphoto
Anggota MPR RI, Haryanto, Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Mojoagung, Pati.

TRANGKIL | WARTAPHOTO.NET – Anggota MPR RI, Haryanto, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Balai Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Senin (28/9/2026).

Melalui momentum ini, mantan Bupati Pati dua periode tersebut mengajak masyarakat untuk kembali menguatkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan moral dan pedoman hidup berbangsa, terutama saat menghadapi berbagai tantangan kemasyarakatan.

“Tentu sebagai anggota MPR RI saya berkewajiban memberikan sosialisasi serta mengingatkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi, NKRI bentuk negara kita, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi keberagaman,” ujar Haryanto di hadapan para peserta.

Haryanto menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara yang dihafalkan, melainkan perwujudan pemersatu bangsa yang tercermin dalam lima silanya.

“Jika benar-benar ditanamkan dalam jiwa dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, maka Pancasila ini bukan sekadar lambang, tapi menjadi panduan utama dalam membangun karakter bangsa,” tegasnya.

Di sela pencerahannya, Haryanto juga menyoroti isu krusial yang tengah melanda sebagian wilayah di Kabupaten Pati, yakni musibah kekeringan dan krisis air bersih. Menurutnya, nilai-nilai Empat Pilar MPR RI—khususnya Pancasila dan budaya gotong royong—menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana musim kemarau tersebut.

“Saat ini beberapa wilayah di daerah kita mulai terdampak kekeringan. Di sinilah penerapan nyata Empat Pilar itu diuji. Nilai kemanusiaan dan keadilan sosial harus kita wujudkan. Solusi kekeringan bukan hanya soal bantuan teknis air bersih dari pemerintah, tetapi bagaimana kita saling peduli, berbagi sumber air, gotong royong menjaga kelestarian lingkungan, serta tidak saling berebut air hingga memicu konflik,” jelasnya.

Ia menambahkan, ketahanan bangsa dimulai dari ketahanan desa dalam menghadapi masalah bersama secara bijak, guyub, dan rukun.

​Kegiatan sosialisasi yang berlangsung penuh keakraban ini diikuti oleh antusias oleh warga dari beberapa desa di Kecamatan Trangkil, di antaranya Desa Mojoagung, Ketanen, Sambilawang, hingga Desa Kajar.

Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut, Kepala Desa Mojoagung, Setyo Budi.

​Melalui sosialisasi ini, Haryanto berharap masyarakat semakin kokoh dan tidak mudah terpecah belah oleh perbedaan maupun cobaan bencana yang dihadapi.

“Tentunya melalui Empat Pilar ini kita akan semakin kokoh dalam persatuan dan kesatuan untuk menjaga bangsa Indonesia tercinta ini. Sehingga kita tidak mudah terpecah belah, baik karena perbedaan pandangan maupun karena tekanan situasi seperti kekeringan saat ini,” pungkasnya.

Reporter: Dimas

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close