
WARTAPHOTO.NET. PATI – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pati sejak Minggu malam hingga Senin dini hari menyebabkan banjir di 8 desa di tiga kecamatan.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Batangan, Gabus, dan Wedarijaksa.
Di Kecamatan Batangan, banjir merendam Desa Ketitangwetan, Ngening, dan Raci dengan ketinggian air 30 hingga 100 cm di permukiman dan persawahan.
Sementara di Kecamatan Wedarijaksa, empat desa terendam yakni Panggungroyom, Jontro, Ngurenrejo, dan Ngurensiti. Hingga Senin pagi, Jontro, Ngurenrejo, dan Ngurensiti masih tergenang 10-30 cm.
“Wedarijaksa kiriman dari Muria. Kalau Ketitangwetan, Raci dari Kendeng, Pucakwangi, Jaken, turunnya Batangan,” jelas Martinus, Senin (25/5/2026) pagi.
Di Kecamatan Gabus, banjir setinggi 30-50 cm melanda Dukuh Paras, Desa Tanjunganom. Akibatnya, arus lalu lintas Gabus-Tambakromo tersendat karena limpasan air dari kawasan Kendeng.
BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meski aktivitas warga terganggu.
Martinus menyebut kondisi cuaca saat ini menyulitkan prediksi. Padahal BMKG sebelumnya memprakirakan akhir Mei hingga Juni 2026 akan memasuki kemarau ekstrem.
“Kalau kita bicara cuaca memang susah bagi kami memastikan. Kemarin hampir persiapan kekeringan, namun akhir Mei masih hujan dan banjir seperti ini,” pungkasnya.
Reporter: Dimas
Editor: Revan Zaen