06
Oktober
2026
Selasa - : WIB

Batik Bakaran Pati Terus Dipromosikan, Festival Tahun Ketujuh Libatkan Peserta Se-Jateng

wartaphoto net
2026/10/05 pada Jateng, Pati

PATI | WARTAPHOTO.NET.  Festival Batik Bakaran di Desa Bakaranwetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kembali menjadi ruang untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan batik tulis khas daerah tersebut. Memasuki penyelenggaraan tahun ketujuh, festival ini berhasil menarik peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Kepala Desa Bakaranwetan, Kecamatan Juwana, Wahyu Supriyo mengatakan Festival Batik Bakaran digelar bertepatan dengan momentum Hari Batik Nasional (HBN) yang diperingati setiap 2 Oktober.

“Tentu ini juga menjadi langkah pemerintah desa dalam membranding, mempromosikan, dan melestarikan batik tulis Bakaran,” ungkap Wahyu.

Menurutnya, keberadaan batik tulis menghadapi tantangan di tengah perkembangan zaman. Salah satunya dengan semakin banyaknya produk batik printing dan batik cap yang beredar di masyarakat.

“Oleh karena itu kami fokuskan dalam upaya melahirkan, dan memunculkan generasi penerus pembatik. Salah satunya dengan menggelar lomba mewarnai batik hingga lomba membatik dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas (SMA) sederajat,” imbuh dia.

Upaya tersebut mendapat respons positif. Lomba membatik tingkat SMA sederajat, misalnya, diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.

“Ada puluhan peserta yang ikut. Tak hanya dari Pati tapi juga dari Banjarnegara, Klaten, Surakarta, Tegal hingga Rembang. Kebetulan juara pertama dari Batangan Pati. Namun dari Tegal juga berhasil meraih juara,” ucap dia.

Wahyu menilai lomba tersebut bukan sekadar ajang kompetisi. Kegiatan itu juga menjadi ruang bagi para peserta untuk saling bertukar pengalaman dan wawasan mengenai teknik serta proses membatik.

“Menariknya meski ada sekolah yang khusus jurusan membatik tidak serta merta menang. Benar-benar yang siap mengikuti dengan konsep, tema, dan desain yang baik. Mereka juga saling belajar. Ada peserta membawa peralatan yang belum pernah dipakai disini jadi bisa berbagi wawasan tidak serta merta persaingan,” imbuh dia.

Antusiasme peserta juga terlihat dalam agenda fashion show dan pemilihan duta batik. Puluhan peserta turut ambil bagian, termasuk dari Kabupaten Jepara dan Kudus.

“Mereka telah banyak berpengalaman di berbagai even fashion. Antusiasme ini kami syukuri mengingat salah satu tujuannya untuk melestarikan dan membranding batik tulis bakaran bisa digunakan untuk fashion serta tidak ketinggalan dengan model kain lain. Batik tulis bakaran bisa menjadi untuk kegiatan apapun generasi apapun,” imbuh dia.

Festival Batik Bakaran diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan dalam memperingati Hari Batik Nasional, tetapi juga menjadi sarana memperluas pengenalan batik tulis Bakaran. Di sisi lain, keterlibatan generasi muda diharapkan mampu menjaga keberlanjutan tradisi membatik di Desa Bakaranwetan.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close