04
Oktober
2026
Minggu - : WIB

Jasa Raharja Terus Bergerak, Tiga Ahli Waris Korban KM Virgo Terima Santunan di Jawa Timur

wartaphoto net
2026/10/03 pada Nasional

JAWA TIMUR | WARTAPHOTO.NET PT Jasa  Raharja  (Persero) kembali  menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia dalam insiden KM Virgo Transport  8. Direktur Utama Jasa, Muhammad  Awaluddin, mendatangi  langsung kediaman tiga ahli waris di Surabaya, Sidoarjo, dan Jombang, Jawa Timur pada Sabtu (03/10/2026).

Tiga korban yang telah teridentifikasi tersebut adalah Yudhiarisandi, Yudis Tri Kurniawan,  dan Gondham Prakoso.  Masing-masing  ahli waris menerima  santunan sebesar Rp50 juta sehingga total santunan yang diserahkan mencapai Rp150 juta.

Penyerahan pertama dilakukan kepada Arifin, ayah almarhum Yudhiarisandi, di kediamannya di Kecamatan Semampir, Surabaya. Berdasarkan data manifest, Yudhiarisandi tercatat sebagai pengemudi ekspedisi. Selanjutnya, Awaluddin menyerahkan santunan kepada Bahrul Anam, ayah almarhum Yudis Tri Kurniawan, di Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo didampingi oleh Kepala Desa Balonggarut Bapak Anang Pujiharjo.

Santunan  berikutnya  diserahkan  oleh Awaluddin  bersama  dengan Kapolsek Diwek AKP Achmad Darul Hudha SH. MH kepada Elok Fitriyaningsih, istri almarhum Gondham Prakoso, di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Dalam kesempatan  tersebut  Awaluddin  menyampaikan  duka cita  kepada  keluarga korban. Menurutnya, penyerahan santunan secara langsung merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk memastikan hak korban dan keluarga dapat dipenuhi secara cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan.

Awaluddin mengungkapkan bahwa santunan tentu tidak  dapat menggantikan kehilangan orang yang dicintai.  “Namun, kami berharap santunan ini dapat menjadi bentuk kehadiran  dan dukungan  negara bagi keluarga  yang  sedang  menghadapi masa duka,” ungkapnya.

Sejak  proses  evakuasi dimulai, Jasa Raharja telah menyiagakan petugas  di Kalimantan  Selatan  dan Jawa  Timur.  Para  petugas memberikan  pelayanan  melalui posko yang telah disiapkan, memastikan jaminan bagi korban, serta melakukan pendataan dan verifikasi secara paralel.

Berdasarkan  data hingga 2 Oktober  2026, sebanyak 188 orang  telah dievakuasi. Jumlah tersebut terdiri atas 108 korban selamat dan 80 korban meninggal dunia. Dari 80 korban meninggal dunia, sebanyak 63 korban telah teridentifikasi, sedangkan 17 korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification atau DVI.

Jasa Raharja telah memberikan jaminan biaya perawatan kepada 21 korban luka yang seluruhnya telah diperbolehkan pulang. Selain itu, santunan telah diserahkan kepada 60 ahli waris korban meninggal dunia dan biaya penguburan kepada tiga korban.

Ia mengatakan proses pencarian, evakuasi, dan identifikasi korban masih berlangsung. Jasa Raharja terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memantau  perkembangan  penanganan serta  memastikan  hak setiap  korban  dapat ditindaklanjuti.

Dalam proses penanganan  tersebut,  Jasa  Raharja  berkoordinasi  dengan Tim SAR, Tim DVI,  kepolisian,  pemerintah  daerah, rumah  sakit,  dan instansi  terkait  lainnya. Kolaborasi dilakukan sejak pencarian dan evakuasi, proses identifikasi, hingga pemenuhan hak korban dan keluarga.

“Kami akan terus hadir dan bekerja bersama seluruh pihak, bukan hanya sampai hak korban  terpenuhi, tetapi hingga seluruh  proses penanganan korban  dan keluarga dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” tutup Awaluddin.

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close