15
Oktober
2026
Kamis - : WIB

Ditinggal Beli Token Listrik, Balita 2 Tahun Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Juwana Pati

wartaphoto net
2026/10/12 pada Juwana, Pati

PATI, WARTAPHOTO.NET – Seorang balita berusia dua tahun empat bulan meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius dalam kebakaran rumah di Desa Growong Lor, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Minggu (11/10/2026) malam. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. Jenazahnya kemudian dimakamkan pada malam yang sama.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di rumah milik Purwanto, warga RT 02/RW 03, Desa Growong Lor. Saat kejadian, korban berinisial JP sedang tidur di kamar. Sementara itu, ayah dan kakaknya keluar rumah untuk membeli token listrik yang habis.

Yulian Styoaji, kerabat korban yang tinggal di samping rumah, mengatakan keluarga korban diperkirakan meninggalkan rumah selama 10 hingga 15 menit. Kebakaran pertama kali diketahui setelah nenek korban bersama keponakannya melihat asap keluar dari sela-sela genteng.

“Anak itu posisi tidur, sementara ayah dan kakaknya keluar beli token listrik sekitar sepuluh menit saja. Saya tinggal sebentar sekitar lima belas menit, dan waktu saya kembali, kamar sudah terbakar,” ujar Yulian.

Menurut dia, api membakar kamar tempat korban tidur, sedangkan bagian rumah lainnya tidak sampai terbakar habis. Sejumlah pemuda setempat berupaya memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Saat proses evakuasi, JP ditemukan masih berada di dalam kamar dalam posisi merangkak di lantai. Kondisi ruangan gelap dan dipenuhi asap.

Luka Bakar Mencapai 90 persen

Ayah korban bersama kerabatnya kemudian mengevakuasi balita tersebut untuk mendapatkan pertolongan medis. Korban mengalami luka bakar serius yang, berdasarkan keterangan keluarga, mencapai lebih dari 90 persen tubuhnya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolsek Juwana, IPDA Darmawan, membenarkan kebakaran yang menewaskan balita tersebut.

Ia menjelaskan, saat kejadian ibu korban sedang berada di rumah orang tuanya, sedangkan ayah korban keluar untuk membeli token listrik. Api diketahui sudah membesar ketika ayah korban kembali ke rumah.

Warga kemudian menghubungi pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas untuk meminta bantuan. Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pati selanjutnya dikerahkan ke lokasi untuk menangani kebakaran.

Korban sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka dan dimakamkan pada Minggu malam.

Dugaan Penyebab

Kepala Desa Growong Lor, Narjo, menyebut obat nyamuk bakar diduga menjadi pemicu kebakaran. Sumber api diduga berasal dari obat nyamuk yang menyulut bahan mudah terbakar di dalam kamar korban.

“Berdasarkan dugaan sementara, sumber api penyebab kebakaran berasal dari obat nyamuk bakar di dalam kamar. Obat nyamuk itu diduga menyulut bahan mudah terbakar yang berada di dalam kamar korban,” kata Narjo, Senin (12/10/2026).

Meski demikian, Narjo menegaskan bahwa penyebab kebakaran tersebut masih berupa dugaan awal. Kepastian penyebabnya masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Berdasarkan laporan Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Pati, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 20.55 WIB. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dengan melibatkan unsur TNI, Polri, dan masyarakat untuk membantu penanganan.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close