
WARTAPHOTO.NET. PATI – Hampir satu bulan Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, tergenang oleh banjir.
Banjir sudah melanda desa itu sejak Sabtu (31/12/2023), hingga saat ini.
Rumah-rumah dan jalan desa di sana juga terendam banjir. Salah satunya, rumah milik Sukar, warga RT 1 RW 2.
Meskipun rumahnya kebanjiran, ia bersama keluarga memutuskan untuk tetap bertahan dengan tidak mengungsi. Padahal rumahnya itu sempat tergenang air dengan ketinggian lebih dari 1 meter.
Sukar mendirikan panggung di dalam rumahnya. Warga setempat menyebutnya “Ranggon”.
Keluarganya memanfaatkan panggung setinggi kurang lebih 1,5 meter itu untuk tidur dan memasak. Saat bertahan di rumah itu, televisi menjadi hiburan satu-satunya bagi keluarga Sukar.
”Saya membangun mendadak, ndak persiapan. Kayu seadanya saya susun dan paku,” kata dia (27/1/2023).
Beberapa hari lalu saat banjir masih tinggi, dia menggunakan perahu sebagai sarana transportasi darurat ketika keluar rumah.
Saat ini air dirumahnya sudah semakin surut. Hanya sekitar 10 sentimeter saja.
”Kemarin saat aktivis menggunakan perahu,” kata dia.
Saat ini perahunya itu sudah diparkir di depan rumah, yang juga masih tergenang. Beberapa pohon di halaman rumahnya terlihat kering dan mati lantaran terdampak lamanya banjir.
Trimo, Ketua RT 1 RW 2, menambahkan, selain rumah Sukar, belasan rumah di wilayahnya saat ini masih tergenang air. Bahkan, warga lainnya juga mendirikan Ranggon di dalam rumah.
Dia menyebut, sekitar 15 rumah di RT 1 RW 2 masih tergenang.
”Di RT 5 RW 1 juga tergenang. Tapi yang paling parah di sini,” jelas dia.
Diketahui, Desa Mintobasuki memang menjadi salah satu daerah yang rawan banjir. Warga berharap pemerintah segera mencari solusi agar banjir tidak menjadi permasalahan yang selalu berulang.
Reporter: Putra
Editor : A. Muhammad