16
September
2026
Rabu - : WIB

Dinilai Rawan Gesekan dan Perkelahian, Takbir Keliling Hanya Diizinkan di Jalan Desa Masing-Masing

wartaphoto net
2023/04/14 pada wartaphoto

WARTAPHOTO.net.PATI. Setelah lepas dari masa pandemi menjadi endemic covid-19 yang kini telah memasuki pemulihan kembali kondisi normal membuat perayaan idul fitri kembali meriah. Malam idul fitri yang identic dengan takbir keliling, kini mulai nampak menghangat kembali. Kelompok-kelompok pemuda telah membuat rangka peraga karnaval takbir keliling guna menyemarakkan bulan kemenangan tersebut.

Meski demikian, Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama menilai takbiran keliling yang melenceng dari tujuan utama bisa memicu perkelahian antardesa.

Dari catatan kepolisian, potensi kejahatan hingga kriminalitas masih cukup tinggi sehingga kerawanan tersebut perlu diantisipasi.

Maka dari itu, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama mengajak masyarakat untuk lebih menghidupkan masjid di malam Lebaran 1444 H dibandingkan dengan takbir keliling yang diisi dengan musik dangdut.

’’Mengingatkan, jangan sampai kegiatan perayaan Idulfitri memicu terjadinya perkelahian antarkampung. Contohnya takbiran (keliling). Takbiran (keliling) ini sering memicu terjadinya perkelahian antarkampung atau antardesa,’’ tutur Kapolresta Pati, pada Kamis (13/4/2023).

Menurutnya, tradisi yang berjalan selama ini tidak semuanya baik. Maka dari itu perlu dipilah-pilah, tradisi mana yang perlu dilestarikan dan mana yang perlu diganti dengan yang lebih baik

’’Kalau saya lihat tradisi yang selama berjalan ini belum tentu semuanya baik. Jadi tradisi yang baik perlu diteruskan. Tetapi yang tidak baik jangan diteruskan. Apalagi berdasarkan pantauan, takbiran keliling di Pati sejak beberapa tahun terakhir lebih cenderung kurang positif. Beberapa masyarakat menggunakan sound system besar dan menyetel musik dangdut,” ujarnya.

Andhika pun mengusulkan, agar masyarakat khususnya umat Islam di Kabupaten Pati untuk mengganti takbir keliling dengan kegiatan memakmurkan masjid. Ia menilai hal itu lebih baik dibanding dengan takbiran keliling.

’’(Jangan) Malah berlomba-lomba menggunakan musik (sound system) yang besar dengan lampu-lampu dangdut atau lainnya disertai dengan mabuk-mabukan dan minum minuman keras,’’ ujar dia.

Meski demikian, pada prinsipnya Ia tidak melarang pelaksanaan takbir keliling. Asal sesuai aturan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati serta menjaga keamanan dan ketertiban. Sementara itu, Pemkab Pati memperbolehkan takbir keliling pada Lebaran 1444 H ini. Dengan catatan dilakukan di jalan desa dan tidak merambah ke jalan utama.

Sebagaiman diungkapkan Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengatakan, aktivitas takbir keliling saat malam Idulfitri hanya boleh dilakukan di jalan desa. Ia pun melarang kegiatan itu digelar di jalur utama.

Ia juga telah mengetahui bahwa saat ini beberapa kelompok masyarakat sudah mempersiapkan takbir keliling dengan membuat peraga karnaval takbiran.

’’Prinsipnya yang penting dia tidak di jalan utama lah. Jalan utama untuk lalu lintas yang jarak jauh. Kalau mau takbir keliling, masyarakat bisa menggelar di lingkungan masing-masing. Jangan mengarah ke jalur-jalur utama di Kabupaten Pati,’’ tegas dia.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati beserta jajaran Polresta Pati bakal memperketat pengamanan saat malam Hari Raya Idulfitri. Pihaknya berharap di momen perayaan Idulfitri nanti, Kabupaten Pati aman dan damai.

Reporter: Revan Zaen

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close