
WARTAPHOTO.Net.MURIA RAYA. Badan Pengkajian Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) kembali mengadakan acara yang berfokus pada penyerapan aspirasi masyarakat (ASMAS) dengan tema “Penguatan Sistem Demokrasi Indonesia.”
Acara yang digelar pada 24 April 2023, pukul 10.00-13.00 WIB, di Balai Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Acara tersebut dihadiri langsung oleh anggota Badan Pengkajian MPR-RI, Hj. Sri Wulan, S.E.,M.M.
Acara ini dihadiri oleh 150 peserta yang berasal dari beragam lapisan masyarakat desa Glonggong, menciptakan panggung dialog interaktif yang bernilai penting dalam pembangunan demokrasi di tanah air.
“Sebagai negara demokrasi, Indonesia telah menempuh perjalanan panjang dalam mengembangkan sistem politiknya. Dengan konstitusi yang menekankan pada kedaulatan rakyat, partisipasi aktif masyarakat dalam mengambil keputusan publik menjadi hal yang sangat penting. MPR-RI, sebagai lembaga perwakilan tertinggi di negara ini, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa suara dan aspirasi rakyat terdengar dan diakomodasi dalam pembuatan kebijakan. Inilah mengapa saya hari ini ada di tengah-tengah panjenengan semua,” ujar Sri Wulan.
Lebih lanjut, penyerapan aspirasi masyarakat ini merupakan salah satu mekanisme penting dalam mewujudkan demokrasi yang lebih kuat. Ini mencerminkan semangat partisipasi publik dalam mengidentifikasi masalah, menawarkan solusi, dan memberikan umpan balik terhadap berbagai kebijakan yang diusulkan oleh pemerintah.
“Yang perlu digarisbawahi, adalah pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keseimbangan kekuasaan dan meminimalkan risiko penyimpangan. Kami di MPR RI berharap semangat partisipasi aktif dan kolaborasi dalam upaya membangun masyarakat yang lebih demokratis, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan rakyat. Langkah-langkah seperti ini adalah tonggak penting dalam perjalanan menuju perubahan positif dalam sistem politik Indonesia,” sambung Sri Wulan.
Dicontohkannya pula bahwa penerapan demokrasi di lingkungan negara misalnya menggunakan hak pilih untuk memilih wakil rakyat serta presiden dan wakilnya secara demokratis, tanpa ekses perpecahan atau polarisasi.
Reporter: Revan Zaen
Editor: A Muhammad