
WARTAPHOTO. NET. JUWANA- Kendati dibawah terik matahari, ribuan warga tidak mau melewatkan momen kirab budaya dalam rangka Haul Mbah Demang Desa Bakaran Kulon, Kecamatan Juwana, Kamis (10/8/23) siang.
Ribuan warga, mulai dari tua muda maupun anak-anak memadati sepanjang rute yang dilalui peserta kirab budaya itu. Tak lupa, mereka juga mengabadikan momen kirab tersebut dengan ponselnya.
Dalam acara tersebut, diikuti sebanyak 16 RT. Mereka menampilkan beberapa gunungan, mobil yang dihiasi dengan batik, seni tari dari sanggar Nakula, regu senam olah raga, dan kreasi lainnya.
Pukul 12.00 WIB acara pun dimulai. Diawali dari Balai Desa Bakaran Kulon, rombongan pembawa tumpeng menuju ke punden Nyi Ageng Bakaran Wetan. Setelah itu pengangkatan tumpeng oleh perangkat desa. Kemudian diarak menuju Balai Desa Bakaran Kulon yang diikuti peserta dari RT. Selanjutnya mengelilingi jalan desa.
Setelah sampai di punden Mbah Demang, tumpeng yang berisi nasi lengkap dengan lauk pauk dan gunungan yang berisi hasil bumi pun menjadi rebutan warga.
Marni, salah satu warga yang ikut rebutan mengatakan, dirinya sengaja datang ke punden mbah Demang untuk mencari berkah dari tumpeng yang dikirab tersebut.
“Saya mendapatkan terong dan wortel, nanti saya bawa pulang untuk dimasak untuk dimakan bersama keluarga. Semoga bisa membawa berkah,” ucapnya.
Sementara itu, Dadik Utomo, Kepala Desa Bakaran Kulon mengatakan, selain melestarikan budaya, kirab budaya Haul Mbah Demang ini untuk meningkatkan UMKM yang ada di desa.
“Mudah-mudahan dengan kirab ini, bisa menarik UMKM yang ada di desa Bakaran Kulon. Terutama batik, bisa dilihat atau diminati masyarakat lokal maupun internasional,” katanya.
Selain kirab budaya, dalam memeriahkan Haul Mbah Demang juga telah diilaksanakan acara sindenan. Kemudian pada malam harinya, diselenggarakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk bersama Ki Dalang Tantut.
Reporter : Arton.
Editor : A. Muhammad.