16
September
2026
Rabu - : WIB

Merasa Tersindir Oleh Status WA, Seorang Perangkat Desa di Winong Aniaya Warga

wartaphoto
2023/11/23 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Merasa tersindir oleh status WhatsApp, S yang merupakan seorang perangkat di salah satu desa yang ada di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, tega menganiaya warganya.

Pria itu merasa tersinggung setelah membaca status WA dari RS, Selasa (21/11/2023) kemarin. Kemudian, dia langsung mendatangi RS.

Dalam status WA itu, RS menulis dengan kata-kata “Gk ono gunane kowe dadi lanang. Percuma cangkeme lower. (Tidak ada gunanya kamu jadi laki-laki. Percuma, mulutnya ember).”

Saat ditemui, pada Kamis (23/11/2023) pagi, RS mengatakan bahwa dirinya tidak spesifik menulis nama tertentu dalam statusnya itu.

Namun, S mengomentari status tersebut dan meminta RS untuk tidak berbuat macam-macam. Bahkan S merasa jika dirinyalah yang disindir oleh RS.

Namun, RS membantah kecurigaan S dan mengatakan bahwa status yang ia buat bukan ditujukan kepadanya.

Hanya saja, S yang terlanjur emosi langsung mendatangi rumah RS. Namun, saat itu RS tidak berada di rumah. Setelah mencari-cari, S akhirnya menemukan RS di warung dekat rumahnya.

“Dia nggak ngomong apa-apa, saya langsung dipukul keras pakai sandal jepit karet. Saya dipukuli di bagian wajah, kepala, tangan, dan paha. Pukulannya keras, lebih dari tujuh kali,” kata dia.

Tidak hanya sampai di situ saja, S juga keluar warung dan mengambil batu untuk menghantam RS. Beruntung, aksinya itu berhasil dicegah oleh warga.

RS merasa tidak terima dengan perlakuan S. Apalagi, penganiayaan itu dilakukan di hadapan anak RS yang baru berusia tujuh tahun.

Akhirnya, RS melaporkan S ke Polsek Winong. Dia juga telah melakukan visum di Puskesmas Winong dan RSUD Kayen.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Winong, AKP Eko Pujiyono mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan pengaduan terkait adanya dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut.

Pihaknya juga telah memeriksa korban, saksi, dan terlapor.

“Kami juga sudah mengajukan visum. Saat ini masih menunggu hasil visum keluar sebagai bahan untuk menaikkan tingkat dari pengaduan jadi LP,” ucap dia.

Reporter : Putra.
Editor : Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close