
WARTAPHOTO. NET. JUWANA- Fallden penyanyi yang mampu bernyanyi dengan dua suara yakni pria dan wanita asal Rembang memeriahkan pentas tahunan sanggar tari Nakula Sadewa, Sabtu (20/1/24 ) malam.
Penyanyi yang sempat viral dengan lagu “Taman Jurug” di tiktok ini, saat tampil diatas panggung begitu memukau penggemarnya. Sorak histeris penonton yang kebanyakan anak -anak remaja putri dan ibu-ibu menggema di sepanjang pertunjukan.
Acara yang digelar pada malam hari di halaman Balai Desa Bakaran Kulon Kecamatan Juwana, lansung dihentak dengan lagu “Taman Jurug” Menjadi pembuka, penonton pun tak perlu dikomando berjoged dan bernyanyi bersama.
Tatanan cahaya di panggung yang terasa, Falden begitu menguasai panggung yang tidak begitu besar. Fallden pun lanjut membawakan Lintang Asmara, Jambu Alas dan ditutup dengan Kisinan.
“Luar biasa sekali, warga desanya, warga sekitar itu antusias sekali, MasyaAllah luar biasa banget,” kata Fallden saat ditemui Wartaphoto.
Menanggapi pentas tahunan yang digelar sanggar Nakula Sadewa, Fallden yang mempunyai nama lengkap Muhammad Deni Mustofa mengatakan, di era sekarang ini, seni tradisional di kesampingkan dengan adanya media-media seperti media sosial baru. Jadi kalau misalkan setiap tahun diadakan seni seperti ini lebih bagus.
“Bagus, jadi ada nilai tersendiri di dalam mahakarya itu tadi. Untuk itu, semoga sanggar Nakula Sadewa semakin sukses, kedepannya semakin berjaya dan semakin banyak anak didik yang bagus-bagus, yang unik-unik, yang keren-keren, “tuturnya.

Sementara itu, dalam pentas tahunan, sanggar Nakula Sadewa menampilkan 15 tarian tradisional yang diperagakan oleh anak-anak hingga orang dewasa.
Mega Lestari, ketua sanggar Nakula Sadewa mengatakan, acara pentas tahunan ini dalam rangka menanamkan rasa cinta terhadap budaya dan tanah air.
“Alhamdulillah, acaranya meriah dan berjalan lancar, apalagi ada bintang tamunya, yakni Falden, semakin tambah meriah, ” katanya
Mega menyebutkan, sanggar tari Nakula Sadewa ini sudah berdiri sejak tahun 2015 dan mempunyai puluhan anak didik
“Sekarang anak didik kami ada sekitar 80 an, mulai dari anak-anak TK, SD hingga SMA. Adapun lokasinya ada di punden Desa Bakaran Kulon, “pungkasnya.