
WARTAPHOTO.NET. PATI – Sumani (46), seorang nerapidana hukuman mati di Lapas Kelas II B Pati, kini menjadi guru ngaji sesama narapidana.
Diketahui, Sumani divonis hukuman mati karena melakukan pembunuhan terencana terhadap empat orang satu keluarga di Kabupaten Rembang.
Dia telah menghabisi nyawa Dalang Anom Subekti beserta istri, anak, dan cucunya, di kediaman mereka di Desa Turusgede, Kecamatan Rembang, pada 4 Februari 2021 lalu.
Sumani kini menjalani hukuman di Lapas Pati sebagai tahanan titipan Kejaksaan setelah sebelumnya dia dijatuhi vonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Rembang.
Sekarang, dia menjalani hari-hari di balik jeruji besi untuk mengajar Al-Qur’an di Masjid At-Taubah Lapas Pati.
“Pak Sumani sebagai tahanan titipan Kejaksaan dengan hukuman mati mengikuti pembinaan kepribadian di sini lewat kegiatan istighosah, pengajian, dan ikut mengajar mengaji. Ini bentuk dia memberikan apa yang sudah dia dapatkan dari pengajaran napi sebelumnya,” kat Kasi Pembinaan Narapidana, Anakdidik, dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) Lapas Pati, Eko Budihartanto, (8/2/2024).
Menurut Eko, Sumani belum bisa membaca huruf hijaiyah saat kali pertama masuk tahanan Lapas Pati. Namun kini, lewat proses pembinaan, dia sudah pernah mengkhatamkan Al-Qur’an, bahkan sudah bisa mengajar sesama napi.
Sementara itu, Sumani mengatakan, ada 40-an narapidana di Lapas Pati yang belajar ngaji dengan dirinya. Hanya saja, muridnya silih berganti seiring berakhirnya masa tahanan masing-masing narapidana.
“Ketika di sini, awal 2022 saya khatam Iqro’. Kemudian lanjut ke Al-Qur’an. Setelah itu mengajar ngaji ke sesama warga binaan,” kata dia kepada wartawan.
Saat ini dirinya masih terus berdoa agar mendapatkan grasi atau pengampunan dari presiden. Namun, dia menyerahkan takdirnya kepada Allah. Seandainya tidak mendapat grasi, dia mengatakan akan mengisi waktu menunggu eksekusi sambil berdoa dan beribadah.
“Saya serahkan pada Allah Taala. Yang penting saya di sini berdoa dan beribadah untuk bekal ke depannya nanti,” tandas dia.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen
Foto : Istimewa