16
September
2026
Rabu - : WIB

Kirab Luwur dan Pusaka Bupati Juwana dalam Grebeg Suro Mangkoedipoero Berlangsung Meriah Meski Rutenya Diubah

wartaphoto
2024/07/28 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. JUWANA – Kirab Grebeg Suro Mangkoedipoera Bupati Juwana pada Sabtu (27/7/2024) malam berlangsung sangat meriah.

Ribuan masyarakat antusias menyaksikan kirab tersebut. Mereka memadati sepanjang jalan yang dilewati peserta kirab.

Dalam kirab itu, terdapat sembilan pusaka Bupati Juwana yang dikirab. Di antaranya dua keris, Karno Tanding,  Kramayuda, dua tombak, Kramayuda, Barukuping dan lima Songsongan Agung.

Kirab luwur dan sembilan pusaka ini diiringi oleh pembawa dupa, pembawa obor, pembawa tabur bunga, pembawa panji Bupati Juwana, pembawa lukisan Bupati Juwana, pembawa kendi panguripan, pembawa lilin, trah putu wayah Mangkoedipoera dan barongsai.

Adapun rutenya, kali ada perubahan, tidak sama dengan rute kirab tahun kemarin. Yakni, di mulai dari Astana Jatisari, kemudian melewati Jalan Mangkudipuro, Jalan Kamboja, Jalan Besi, Jalan Perunggu, Jalan Sakura, Jalan Emas dan kembali ke Astana Jatisari.

Setelah kirab selesai, pada malam itu juga,  digelar pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Rama Aditya yang membawakan lakon Ngadeke Kesultanan Demak. Pagelaran wayang ini bertempat di Astana Jatisari dengan dimeriahkan karawitan Carang.

Achmad Purwanto, ketua panitia kirab menjelaskan, bahwa tujuan acara tersebut guna melestarikan budaya leluhur. Selain itu, juga sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Alhamdulillah, acaranya sukses walaupun diselenggarakan secara sederhana pada tahun ini,” ucapnya.

Dia juga menjelaskan, terkait rute kirab yang mengalami perubahan dalam acara tersebut, membuat banyak warga yang kecewa, dikarenakan mereka sudah menunggu di jalan yang biasa dilewati peserta kirab.

“Terkait rute, sebenarnya kami dari panitia sendiri kecewa. Tetapi, apapun yang terjadi, karena Juwana memang pada malam itu memang luar biasa, kegiatan sangat padat, bahkan kami mengalah. Harapanya, tidak mengganggu akses lalu lintas masyarakat agar tidak macet total. Jadi memang, kegiatan mbah Mangkoedipoera ini, bagaimana kita mangku, ngemong masyarakat Juwana dan Pati pada umumnya,” terang Achmad.

Selain menggelar kirab luwur dan sembilan pusaka Bupati Juwana, sebelumya pihak panitia mengadakan manaqiban dan jamasan pusaka. Untuk acara terakhir akan ditutup dengan selawatan bersama Habib Muhammad Bagil bin Ali Ahmad Assegaf.

Reporter : Arton
Editor : A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close