16
September
2026
Rabu - : WIB

Viral Emak-Emak di Waturoyo Pati Semprot Truk Pengangkut Sound Horeg, Begini Kronologi dan Endingnya

wartaphoto net
2024/08/12 pada Berita, Pati, video, Viral

WARTAPHOTO.NET. PATI – Sebuah video viral memperlihatkan adanya seorang emak-emak yang nekat menyemprotkan air ke sebuah truk yang mengangkut sound horeg. Usai menyemprotkan air, emak-emak itu dihampiri sekelompok orang, hingga cekcok pun terjadi.

Usut punya usut, kejadian ini berada di Desa Waturoyo, Kecamatan margoyoso, Kabupaten pati, pada Minggu (11/8/2024) saat karnaval Sedekah Bumi desa setempat.

Seorang perempuan yang aksinya viral itu adalah S, warga setempat.

S menjelaskan, jauh-juah hari sebelum karnaval digelar, dirinya sudah menghubungi panitia untuk mengecilkan volume sound saat melintas di depan rumahnya. Namun ketika melintas, rombongan sound horeg malah berhenti di depan rumahnya. Hal inilah yang membuat S kesal.

”Sebelum karnaval saya WA. Tapi ternyata di depan rumah malah lama di situ,” kata dia saat ditemui media, Senin (12/8/2024).

”Rumah kayak goyang. Bisa merusak perabotan-perabotan. Getaran di dada kencang, saya tidak kuat. Saya siram ambil semprotan kena bak truknya,” lanjut dia.

Lantas, S pun dihampiri sekelompok orang. Ia kemudian terdesak dan masuk ke dalam rumah. Sejumlah lelaki itu pun juga masuk ke dalam rumahnya.

”Mereka masuk. Memukul larene kula (anak saya). Menantu saya juga kena pukulan,” cerita dia.

Kapolsek Margoyoso, AKP Joko Triyanto mengatakan, saat rombongam karnaval melintas di depan rumah S, memang terjadi kemacetan. Sehingga truk yang mengangkut sound horeg itu pun berhenti.

”Pas melintasi jalan di depan rumah ibu (S) terjadi kemacetan, ibu itu kerasa nggak senang. Karena mungkin suara terlalu kuat dan menggangu ibu itu. Timbul rasa kesal ibu ini. Jadi setelah memegang selang, disiramkan ke mobil, bukan sound-nya,” jelas dia.

Namun, rombongan karnaval sound horeg tidak terima. Cekcok pun terjadi. Hingga panitia turun tangan untuk meredam situasi.

”Sempat ada cekcok, karena mungkin terpengaruh minuman. Mungkin ndak senang. Tapi dilerai oleh panitia,” ujar AKP Joko Triyanto.

Berakhir Damai 

AKP Joko Triyanto memaparkan, perdamaian ini tercipta usai panitia karnaval Sedekah Bumi maupun pihak keluarga S, mengikuti mediasi di Balai Desa Waturoyo, Senin (12/8/2024).

”Akhirnya damai. Setelah adanya mediasi di Balai Desa Waturoyo. Keduanya menandatangani surat pernyataan,” kata dia.

Dalam surat pernyataan itu, rombongan sound horeg menyatakan permintaan maaf kepada keluarga S.

S pun memaafkan dengan sejumlah catatan. Di antaranya diperbaiki penutup gerbang atau fiber rumahnya yang mengalami kerusakan usai insiden itu dan diberikan ganti rugi.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close