
WARTAPHOTO.net. PATI. Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo dan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI memberikan penguatan program bioflok, bagi pembudidaya ikan di Kabupaten Pati. Bimbingan teknis bertajuk bantuan sarana prasarana perikanan budidaya ini diadakan di Hotel New Merdeka Pati, Sabtu (7/9/2024).
“Bioflok ini adalah program yang telah lama kita kembangkan, namun setelah kami pantau tidak semuanya berhasil. Tapi kita juga harus memahami bahwa ikan ini kan mahluk Tuhan sehingga perlakuannya juga sama dengan yang lain, termasuk perawatan dan lainnya,” ungkap Firman Soebagyo.
Anggota DPR RI asal Desa Kedalon Pati ini menyebut bahwa hampir sebagian besar masyarakat yang diberikan bantuan tidak mengikuti mekanisme, manajeman dan teknis berbudidaya yang baik.
“Jadi ini bimbingan teknis ini untuk memberikan pemahaman para penerima atau masyarakat yang ingin berbudidaya dan akan mengembangkan program-program kita di tahun-tahun mendatang,” sambungnya.
Padahal, lanjutnya, paket program bioflok nilainya tidak main-main yakni senilai Rp200juta ini. Padahal, jika dana senilai itu berasal dari pinjaman perbankan, harus menjaminkan aset yang sangat besar.
Sementara itu, Kepala Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Jepara Supito mengatakan, bimbingan teknik ini untuk berbagi pengalaman. Apalagi penerima manfaat di Kecamatan Dukuhseti berhasil menggarap program bioflok ini hingga 4 siklus.
“Kebetulan di Pati ini alhamdulillah ada yang sukses, ini saudara Khoirun Niam berhasil sampai siklus keempat. Maka kami undang untuk bercerita kan lebih enak. Kebetulan dari Pati juga sehingga secara klimatologi lokasi juga sudah sama, sehingga kami minta untuk menyampaikan kiat-kiatnya,” tutur Supito.
Evaluasinya, kata Supito, masalahanya ada pada ketekunan dan ketelitian. “Jadi pada bimtek ini kita ingin merefresh pemahaman kembali. Kebetulan ini ada yang berhasil sehingga saya minta untuk bercerita dan sharing pengalaman,” pungkasnya.