17
September
2026
Kamis - : WIB

Liburan Produktif: Dua Pelajar Pati Berjualan Nasi Cokot Lima Ribuan

wartaphoto net
2024/12/28 pada Pati

WARTAPHOTO.net. PATI.  Selama liburan sekolah, dua pelajar asal Pati, Jawa Tengah, memanfaatkan waktu luang mereka dengan berjualan nasi cokot seharga Rp5.000.

Kedua pelajar itu adalah Fathiya Naili Azka Azizi siswa kelas XI MAN 1 Pati dan Tsania Aqeela Azizi kelas 8 MMH Tayu. Kedua kakak adik ini menjajakan makanan di Jalan Ratu Kalinyamat, Desa Tayu Wetan.

Nasi cokot buatannya berisi sajian nasi yang di dalamnya terdapat lauk. Lauknya bisa memilih isi ikan tongkol, ayam suwir, teri lombok hijau dan telur.

Kedua pelajar ini berjualan di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka. Mereka memulai aktivitas berjualan sejak pagi hari, menyiapkan bahan-bahan, memasak, hingga mengemas nasi cokot untuk dijual. Selain menambah penghasilan, kegiatan ini juga melatih mereka dalam berwirausaha dan berinteraksi dengan pelanggan.

Warungnya cukup sederhana dan hanya bermodalkan meja dan bangku. Mereka menjajakan dagangannya dengan poster ‘nasi cokot hanya Rp 5 ribu per porsi’ yang ditempel di pintu gerbang rumah.

Fathiya mengaku berjualan untuk mengisi liburan dan sekaligus menambah pengalaman tentang wirausaha. Dia menyebut penghasilan yang ia dapatkan bisa untuk membeli buku.

“Ini jualan nasi cokot. Ya untuk mengisi liburan dan menambah wawasan agar belajar untuk berwirausaha,” kata Fathiya, Kamis (26/12/2024).

Dengan harga terjangkau, nasi cokot menjadi pilihan favorit bagi banyak orang, terutama kalangan pelajar dan pekerja.

Inisiatif kakak beradik ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka dianggap sebagai contoh positif bagi generasi muda dalam memanfaatkan waktu liburan dengan kegiatan yang produktif dan bermanfaat.

Dengan semangat dan kerja keras, kedua pelajar ini berharap dapat terus mengembangkan usaha kecil mereka, sekaligus menginspirasi teman-teman sebaya untuk tidak ragu memulai kegiatan positif selama liburan sekolah.

Imam Azizi, orang tua dari Fathia dan Tsania mengaku sengaja memberikan pendidikan kepada kedua anaknya untuk mandiri sejak dini. Salah satunya mulai membuka saha untuk berjualan saat musim liburan.

“Tujuannya untuk memberikan pendikan usaha bagi anak. Apalagi ini kan lagi liburan. Daripada bermain,” ujar Imam.

Reporter: Revan

Editor: A. Muhammad

 

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close