16
September
2026
Rabu - : WIB

Sosialisasi UU No. 8/2019, Hj. Sri Wulan Bahas Permasalahan Haji dan Umrah 2025 di Blora

wartaphoto net
2025/07/31 pada Parlemen

WARTAPHOTO.net.BLORA – Anggota DPR RI Hj. Sri Wulan, S.E., M.M. melaksanakan kegiatan sosialisasi undang-undang tahap ke-2 mengenai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Kegiatan ini digelar dalam masa reses di Balai Desa Tambaksari, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Kamis (31/7/2025).

Acara berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dengan format seminar dan diskusi. Sebanyak 93 peserta hadir, terdiri dari tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga setempat. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 30 Juli – 01 Agustus 2025.

Dalam kegiatan ini, Hj. Sri Wulan menekankan pentingnya masyarakat memahami regulasi penyelenggaraan haji dan umrah. “Sosialisasi ini bukan hanya sekadar menyampaikan aturan, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengalaman, kritik, maupun masukan demi perbaikan pelayanan haji dan umrah ke depan,” ujarnya.

Permasalahan Haji dan Umrah 2025

Dalam diskusi, sejumlah permasalahan mengemuka. Peserta menyoroti masalah akomodasi dan transportasi yang masih belum layak, keterlambatan konsumsi dan distribusi makanan, hingga ketidaksesuaian data jemaah.

Selain itu, risiko kesehatan yang tinggi pada jemaah lanjut usia, kekacauan pengelolaan saat fase puncak Armuzna, serta persoalan visa umrah akibat lonjakan sistem visa elektronik juga menjadi perhatian utama.

Menanggapi hal tersebut, Hj. Sri Wulan menegaskan komitmennya untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat. “Kami akan memperjuangkan agar seluruh permasalahan yang disampaikan ini bisa mendapatkan solusi. Harapannya, pelayanan haji dan umrah semakin baik, sehingga jemaah merasa lebih aman dan nyaman,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara wakil rakyat dengan konstituen. Sri Wulan menilai, aspirasi masyarakat adalah bahan penting untuk evaluasi dan perbaikan kebijakan.

“Partisipasi masyarakat adalah kunci agar kebijakan tidak berjalan sepihak. Dengan adanya forum seperti ini, kami bisa mengetahui secara langsung apa yang benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Acara ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar penyelenggaraan haji dan umrah tahun-tahun mendatang dapat berjalan lebih tertib, lancar, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close