
WARTAPHOTO.net. Pati – Pemuda-pemudi Langgen (PPL) kembali membuktikan konsistensinya dalam melestarikan budaya lokal melalui penyelenggaraan Langgen Culture Festival (LCF) #8. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Sabtu–Senin (16–18 Agustus 2024) di Langgenharjo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Acara yang rutin digelar setiap tahun ini mendapat sambutan hangat dari warga, sekaligus menjadi bukti kuat peran generasi muda dalam menjaga tradisi desa.
Rangkaian kegiatan festival diawali pada Sabtu (16/8) siang dengan lomba 17-an untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-80. Malam harinya, warga bersama tokoh masyarakat berkumpul dalam malam tirakatan, memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa dan desa.
Pada Minggu malam (17/8), suasana semakin semarak dengan digelarnya panggung seni, bazar makanan tradisional gratis, bazar UMKM, serta pameran karya seni. Beragam penampilan seni lokal dipersembahkan oleh warga dan pemuda desa, yang sukses menarik perhatian ratusan pengunjung.

Bazar UMKM ramai pengunjung
Puncak acara berlangsung pada Senin siang (18/8) melalui Kirab Budaya, yang menghadirkan atraksi kesenian tradisional khas daerah. Jalan-jalan desa dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya kirab, menjadikan festival ini bukan hanya sekadar tontonan, melainkan juga media memperkuat persatuan warga.
Ketua panitia Mutiara Herlinda menjelaskan bahwa keberlangsungan festival hingga tahun kedelapan menjadi bukti komitmen pemuda Langgen dalam melestarikan tradisi. “Festival ini lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian generasi muda terhadap budaya lokal. Kami ingin menjadikannya agenda tetap yang dapat dibanggakan oleh desa,” ujarnya.

Dengan mengusung tema “Manunggaling Karsa Tumuju Aruming Bangsa”, LCF #8 tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan ekonomi bagi pelaku UMKM lokal. Dukungan sponsor dan media partner turut memperkuat penyelenggaraan festival, sehingga kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan lintas generasi dan wadah menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi di tengah masyarakat modern.
Jurnalis warga: Susil (Humas Langen Culture Festival)
Editor: Revan Zaen