16
September
2026
Rabu - : WIB

Anggota DPR RI Sri Wulan Serap Aspirasi Masyarakat Pati dan Blora dalam Kundapil ke-8

wartaphoto net
2025/08/31 pada Parlemen, Nasional

WARTAPHOTO.net. MURIA RAYA – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Hj. Sri Wulan, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke daerah pemilihan (kundapil) ke-8 pada 29–31 Agustus 2025. Agenda yang digelar di Kabupaten Pati dan Blora ini merupakan bagian dari laporan kinerja anggota DPR RI pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024–2025.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sri Wulan berdialog langsung dengan masyarakat penerima bantuan, kelompok PKK, hingga pelaku UMKM. Berbagai persoalan sosial dan ekonomi terungkap dalam pertemuan itu.

Kunjungan pertama dilakukan pada Jumat (29/8/2025) di Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Pertemuan yang dihadiri anggota PKH dan warga penerima bantuan sosial (bansos) membahas seputar pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH).

Dalam dialog, warga menyampaikan keluhan mengenai banyaknya masyarakat yang layak mendapatkan bansos namun belum menerima bantuan sama sekali. Ada pula kasus anak penyandang disabilitas yang seharusnya berhak menerima, tetapi bantuan PKH-nya justru terputus.

Menanggapi hal itu, Sri Wulan menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat pusat.

“Saya akan menyampaikan langsung temuan-temuan di lapangan ini kepada kementerian terkait. Program bansos harus benar-benar tepat sasaran agar membantu masyarakat yang membutuhkan, bukan sebaliknya,” ujarnya.

Keesokan harinya, Sabtu (30/8/2025), Sri Wulan melanjutkan kunjungan di Desa Dukuhmulyo, Kecamatan Jakenan, Pati. Kali ini, ia berdialog dengan ibu-ibu PKK dan ketua RT mengenai tantangan yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Permasalahan utama yang mencuat antara lain harga bahan baku yang mahal, kesulitan pemasaran, keterbatasan akses ke pasar modern seperti supermarket, keterbatasan alat produksi, serta kendala permodalan yang sudah menjadi masalah klasik UMKM.

Dalam pertemuan itu, Sri Wulan menekankan pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap UMKM.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi masyarakat. Kita harus mencari solusi agar produk lokal mampu bersaing, mulai dari akses permodalan, pemasaran, hingga dukungan teknologi,” jelasnya.

Agenda terakhir digelar Minggu (31/8/2025) di Desa Tambaksari, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora. Pertemuan bersama ibu-ibu PKK dan penerima PKH ini mengangkat tema peningkatan kemampuan keluarga serta sosialisasi Sekolah Rakyat.

Isu yang mencuat adalah upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan angka stunting. Meski pemerintah daerah telah menyalurkan berbagai bantuan sosial, masyarakat menilai dampaknya belum signifikan jika tidak dibarengi dengan pendampingan intensif.

Sri Wulan menekankan bahwa persoalan kemiskinan bukan hanya soal materi, melainkan juga mentalitas.

“Sebesar apa pun bantuan yang diberikan, tidak akan membawa perubahan berarti jika tidak disertai pendampingan dan peningkatan kapasitas keluarga. Kita harus mengubah cara pandang agar masyarakat lebih mandiri,” tegasnya.

Rangkaian kundapil ini menjadi bagian dari kinerja Sri Wulan dalam menyerap aspirasi masyarakat di dapilnya. Masukan yang diterima akan dibawa ke tingkat pusat untuk diperjuangkan dalam kebijakan maupun program kementerian terkait.

“Saya hadir di sini bukan sekadar menyampaikan program, tetapi juga mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua masukan ini akan saya bawa ke DPR dan kementerian untuk ditindaklanjuti,” pungkas Sri Wulan.

Reporter: Revan

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close