
WARTAPHOTO.NET. PATI – Ribuan jemaah memadati lapangan Desa Bakalan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati untuk menghadiri acara Selawat Kebangsaan bersama KH Miftah Habiburrahman (Gus Miftah) dan Cak Percil, Selasa (4/11/ 2025) malam.
Selain diisi dengan ceramah kebangsaan, acara ini juga dimeriahkan dengan lantunan selawat dengan hadroh Al-Habsyi dari Tayu.
Di awal sambutannya, Gus Miftah sempat menyebut bahwa dirinya merasa senang berada di Kabupaten Pati yang telah menjadi kota viral di Indonesia beberapa hari terakhir.
Gus Miftah juga menyoroti kerukunan beragama di Pati yang menjadi contoh bagi Indonesia.
“Di Pati ini ada banyak agama dan bisa hidup rukun saling menghormati. Ini yang harus dijadikan contoh. Yang viral harus yang baik-baik, jangan yang tidak baik,” ungkapnya.
Gus Miftah menyebut bahwa keunikan Pati berawal dari akulturasi budaya yang menjadikan Bumi Mina Tani ini unik dan istimewa.
Ia juga menyampaikan tentang program pemerintah Presiden Prabowo untuk menciptakan generasi yang baik dengan memperhatikan gizi anak-anak.
Sementara itu, Wahyuni, salah satu jemaah asal Tayu, mengucapkan syukur karena acara Selawat Kebangsaan digelar tak jauh dari rumahnya. Ia merasa bahagia karena Gus Miftah hadir dan cuaca yang cerah setelah sebelumnya sempat mendung.
“Alhamdulillah bisa hadir bersama teman teman, ini tadi panjer tempat dari habis magrib sudah sampai sini,” terangnya.
Seperti biasanya, Gus Miftah juga membagikan rezekinya kepada jemaah dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang dijawab dengan benar oleh jemaah yang beruntung. Acara ini diakhiri dengan penuh suka cita dan harapan agar masyarakat Pati semakin rukun dan sejahtera.
Penutup, Gus Miftah mengajak seluruh masyarakat Pati tetap bersatu menjaga persatuan dan kerukunan.
“Baik pemimpin ataupun rakyat harus sama-sama saling menjagandiri. Karena kalau kebanlasan yang dirugikan tetap rakyat. Saatnya Pati harus lebih baik ke depan,” tegasnya.
Reporter : Dimas
Editor : Revan Zaen