
WARTAPHOTO.NET. JUWANA – Sebagai bentuk empati terhadap korban banjir, keluarga besar Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, bergerak cepat menyalurkan bantuan untuk warga dan tenaga pendidik yang terdampak.
Aksi kemanusiaan ini merupakan hasil galang donasi dari seluruh keluarga besar pendidikan di Kecamatan Juwana, mulai dari Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta murid mulai tingkat PAUD, TK, hingga SD.
Korwilcam Bidang pendidikan Kecamatan Juwana, Sri Hartami, mengatakan bahwa bantuan ini adalah wujud solidaritas nyata dari ekosistem pendidikan di wilayahnya.
”Donasi yang terkumpul kami salurkan kepada GTK di Juwana yang terdampak banjir, dan juga kami salurkan kepada dapur umum yang ada di Kecamatan Juwana,” ucap dia kepada Wartaphoto, di Posko dan Dapur Umum Juwana, Senin (26/1/2026).
Adapun donasi yang ia sumbangkan ke dapur umum, berupa mi instan, beras, telur, dan minyak goreng. Bahan pokok itu nantinya akan dimasak untuk kemudian disalurkan kepada warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Juwana.
“Selain kami sumbangkan ke dapur umum, hasil donasi ini juga akan kami berikan kepada para guru yang terdampak banjir. Sumbangannya juga berupa bahan-bahan pokok,” jelas Sri Hartami.
Tak hanya sekadar memberi bantuan, para Kepala SD se-Kecamatan Juwana juga dikerahkan untuk turun langsung membantu operasional dapur umum.
“Kami meminta seluruh kepala sekolah untuk membantu di dapur umum mulai hari ini sampai besok pagi. Kita bersama-sama memasak dan mendistribusikan makanan kepada korban banjir,” tutur Sri Hartami.
Berdasarkan data yang pihaknya miliki, terdapat 160 GTK di Juwana yang terdampak banjir. Selain itu ada beberapa sekolah yang hingga saat ini masih tergenang air.
Ketua Posko dan Dapur Umum Juwana, Sudi Rustanto, mengucapkan terima kasih kepada Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Juwana yang telah memberikan bantuan bahan pokok ke posko. Menurut dia, bantuan ini sangat membantu keberlangsungan dapur umum.
“Saya perwakilan Posko dan Dapur Umum mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak ibu Korwilcam Pendidikan Juwana dan PGRI Juwana yang telah menyisihkan rezekinya untuk diserahkan kepada dapur umum kita. Dan apresiasi setinggi-tingginya kepada yang selalu ikut memasak bersama kita, mulai pagi hari sampai selesai,” ucap dia.
Ia juga berterima kasih kepada Forkopimcam Juwana yang telah mendukung berlangsungnya dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir. Sehingga dapur umum yang sudah berjalan 10 hari ini bisa terus melayani warga yang membutuhkan.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada ibu Bhayangkari dan Persit yang selalu hadir. Teman-teman relawan Baretta, komunitas dan pengusuha-pengusaha Juwana juga turut andil demi berlangsungnya posko dapur umum ini,” tutur dia.
Sementara itu Camat Juwana, Sunaryo, menyebutkan, hingga saat ini banjir masih menggenangi 13 desa di wilayah Juwana. Ketinggian air setiap desa bervariasi.
“Laporan ada 13 desa masih terdampak. Yang terparah Doropayung, Bumirejo, Kedungpancing, Jepuro, Tluwah, dan Mintomulyo. Ketinggian air rata-rata antara 30 sentimeter sampai satu meter,” sebut dia.
Sunaryo berharap, bencana banjir di wilayahnya segera surut. Sehingga aktivitas warga kembali normal.
“Harapannya banjir cepat surut, masyarakat bisa beraktivitas, masyarakat bisa bekerja, anak-anak bisa sekolah, dan secara umum masyarakat desa bisa ke tempat ibadah,” tandas dia.
Reporter : Putra
Editor : A. Muhammad.