
WARTAPHOTO.NET. PATI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, tidak melarang pelaksanaan takbir keliling menggunakan sound horeg. Syaratnya, suara yang dihasilkan tidak sampai mengganggu ketenangan masyarakat luas.
Hal ini disampaikan Chandra usai menyerahkan bantuan kesejahteraan bagi guru agama di Pendapa Kabupaten Pati, Selasa (10/3/2026). Ia menilai takbir keliling sudah menjadi tradisi tahunan masyarakat Pati dalam merayakan Idulfitri.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tidak berniat melarang kegiatan tersebut, termasuk penggunaan pengeras suara berkapasitas besar. Namun, ia menekankan agar penggunaannya tetap dalam batas wajar.
“Takbir keliling kan acara tahunan yang sudah menjadi tradisi di Kabupaten Pati. Kita tidak melarang. Tidak ada larangan untuk takbir keliling. Cuma jangan sampai menyalakan sound yang mengganggu masyarakat yang di sekitarnya. kalau larangan (sound horeg) tidak ada. Cuma jangan sampai berlebihan, itu saja,” ungkap Chandra.
Terkait batasan penggunaan sound horeg, Chandra menjelaskan bahwa aturan tersebut pernah dibahas bersama Pemkab Pati pada Senin, 2 Mei 2025. Saat itu, Bupati Pati Nonaktif, Sudewo, telah mengumpulkan para pengusaha sound horeg.
Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa poin kesepakatan penting. Antara lain, sound horeg dirubah namanya menjadi sound karnaval. Kemudian maksimal sound yang digunakan 16 sub single.
Mereka menilai 16 sub single ini aman dan tidak mengakibatkan bangunan rusak. Selain itu, karnaval dengan menggunakan sound horeg juga tidak diperkenankan menggunakan dancer seksi.
”Pembatasan itu sudah menjadi keputusan bersama antara pengusaha sound dengan Pemerintah Kabupaten Pati. Kita masih mengacu pada aturan tersebut,” tutur Chandra.
Chandra berharap perayaan takbir keliling menyambut Lebaran 2026 ini dapat dinikmati masyarakat dengan penuh suka cita. Ia mengimbau warga untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan selama malam takbiran.
”Takbir keliling ini adalah ritual yang membahagiakan bagi masyarakat Pati. Saya berharap momen sakral ini bisa berjalan dengan baik dan kondusif, sehingga semua orang bisa merayakannya dengan bahagia,” tandas dia.
Reporter : Putra
Editor : A. Muhammad