16
September
2026
Rabu - : WIB

Tradisi Lomban Kupatan Tayu dan Sedekah Laut Juwana Digelar Akhir Pekan Ini

wartaphoto
2026/03/26 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Tadisi tahunan Lomban Kupatan Tayu dan Sedekah Laut Juwana bakal digelar pada akhir pekan ini. Perayaan yang menjadi agenda rutin sepekan setelah Hari Raya Idulfitri tersebut merupakan bentuk syukur sekaligus upaya melestarikan budaya lokal.

​Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Rekso Suhartono, menyampaikan bahwa Lomban Kupatan Tayu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (28/3/2026). Sementara itu, warga Kecamatan Juwana akan melaksanakan prosesi Sedekah Laut pada hari berikutnya.

​”Lomban Tayu diadakan hari Sabtu, disusul larung sesaji Juwana pada hari Minggunya. Khusus di Tayu, kegiatan berada di Desa Sambiroto. Ini tradisi turun-temurun yang hampir sana dengan sedekah laut di Juwana,” ujar Rekso kepada media, Rabu (25/3/2026).

Dalam tradisi Lomban Kupatan Tayu, kepala kerbau bakal dilarung di laut Tayu. Sebelum dilarung, kepala kerbau diarak keliling Desa Sambiroto. Arak-arakan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB kemudian kepala kerbau dilarung pada siang hari usai arak-arakan.

”Kalau di Sambiroto itu ada kepala kerbau yang dilarung ke laut lewati sungai Tayu. Sebagai ucap syukur dari masyarakat sekitar kepada Tuhan yang telah diberi kelimpahan rezeki dari hasil tangkapan ikan dan lainnya,” ucap Rekso.

Sementara untuk Sedekah Laut Juwana digelar di Desa Bendar. Masyarakat setempat bakal menggelar arak-arakan sebelum melarung sesaji di muara Sungai Juwana. Prosesi ini dimulai sekitar pukul 06.30 WIB hingga sekitar pukul 10.00 WIB.

”Intinya hampir sama. Termasuk untuk keselamatan nelayan dan masyarakat. Itu sudah ditunggu masyarakat setiap tahunnya,” ungkap dia.

Menurut Rekso, kegiatan ini merupakan salah satu wujud melestarikan tradisi masyarakat sekaligus sebagai bagian untuk menarik animo wisatawan.

”Ini kan event tahunan yang dinanti masyarakat Pati (untuk) nguri-nguri tradisi ucap syukur kepada Allah SWT. Ada berapa rangkaian, ada kirab, wisata perahunya. Mudah-mudahan masyarakat bisa terhibur di situ,” tutur dia.

Ia berharap tradisi ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Mengingat terdapat wisata naik perahu selama tradisi lomban Kupatan Tayu digelar.

”Kemudian bisa berekreasi dengan aman dan nyaman. Tentunya juga meningkatkan ekonomi di sekitar,” tandas dia.

Reporter: Putra
Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close