
Parade Sewu Kupat, Gebyar Kupatan Kesambi, Budaya Bulusan dan Kirab Kupatan Sendang Jodo
WARTAPHOTO.net. KUDUS — Tradisi Syawalan di Kudus kembali semarak pada Sabtu, 28 Maret 2026. Sejumlah agenda budaya bertema kupatan digelar di berbagai wilayah, mulai dari Parade Sewu Kupat Muria, Gebyar Kupatan Desa Kesambi, Kirab Kupatan Sendang Jodo di Desa Purworejo,. Rangkaian kegiatan ini menjadi magnet wisata sekaligus upaya pelestarian tradisi lokal yang telah mengakar di masyarakat.
Parade Sewu Kupat Muria yang berlangsung di kawasan Taman Ria Colo Muria menghadirkan kirab gunungan ketupat, pentas seni, hingga pembagian makanan gratis kepada pengunjung. Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini mengangkat nilai kebersamaan dan kearifan lokal masyarakat lereng Muria. Selain menyaksikan arak-arakan gunungan, masyarakat juga disuguhkan pertunjukan seni tradisional yang memperkaya nuansa budaya.

Di lokasi berbeda, Desa Kesambi menggelar Gebyar Kupatan 2026 dengan berbagai kegiatan menarik seperti kirab ketupat, marching band, tari desa wisata, hingga wahana permainan dan jeep adventure. Kirab dimulai dari Balai Desa Kesambi dan melintasi sejumlah titik penting, termasuk makam tokoh setempat, sebelum berakhir di kawasan wisata Mbalong. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat identitas desa sebagai destinasi wisata berbasis budaya.

Ada pula kegiatan Budaya Bulusan yang menggelar Kenduren Bulusan di komplek Bulusan (Balai Bowo Leksono), Kirab Kupatan Bulusan, pagelaran wayang kulit, hingga pesta rakyat dan UMKM di Dukuh Sumber, Desa Hadipolo.

Sementara itu, Pemerintah Desa Purworejo menyelenggarakan Tradisi Syawalan Kirab Kupatan Sendang Jodo. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini mengambil rute dari Masjid Jami’ Al Hikmah Jambean menuju Sendang Jodo. Selain kirab, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung seperti pentas seni, cek kesehatan gratis, hingga doorprize bagi peserta.

Sumber: Disbudpar Kudus
*Wartaphoto.net