16
September
2026
Rabu - : WIB

SMAN 1 Sumber Rembang Gelar Simulasi Pernikahan, Kolaborasi Unik Lintas Mata Pelajaran

wartaphoto
2026/04/23 pada Berita, Pendidikan, Rembang, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. REMBANG – SMA Negeri 1 Sumber Rembang menggelar kegiatan simulasi prosesi pernikahan di Joglo sekolah setempat. Kegiatan ini merupakan pembelajaran kokurikuler yang dikemas dalam bentuk proyek kolaborasi lintas mata pelajaran.

​Pembelajaran ini dirancang untuk memperkuat, memperdalam, dan memperkaya materi kelas melalui pendekatan Project Based Learning (PjBL). Proyek ini melibatkan tiga mata pelajaran sekaligus, yakni Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PABP), PJOK, serta Matematika.

​Mengusung tema “Simulasi Pernikahan untuk Membangun Keluarga Sakinah dengan Perencanaan Matang dan Kesehatan Jasmani”, kegiatan ini diikuti oleh delapan kelas XI (XI F1-8). Proyek telah dimulai sejak 6 April 2026, mulai dari tahap sosialisasi, perencanaan, hingga puncaknya pada penampilan rangkaian prosesi yang digelar dalam dua sesi, yakni 22-23 April 2026.

​Acara dibuka langsung oleh Kepala SMAN 1 Sumber, Ririn Hamidatus Syarofatin, S.Pd., M.Pd. Turut hadir perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumber sebagai narasumber sekaligus penilai prosesi.

​Penyuluh dari KUA Sumber, Sujadi, S.Pd. dan Hartiningsih, M.Ag, memberikan edukasi tentang pencegahan pernikahan dini. Pihaknya sangat mengapresiasi inovasi sekolah dalam memberikan edukasi pranikah kepada siswa.

​“Kami sangat mendukung. Meski siswa sudah berlatih simulasi, kami berpesan agar tidak terburu-buru menikah. Ingat, undang-undang mengatur batas usia minimal pernikahan adalah 19 tahun, baik untuk laki-laki maupun perempuan,” tegas Sujadi.

​Suasana kegiatan berlangsung meriah. Setiap kelas menampilkan simulasi secara utuh, mulai dari prosesi lamaran, akad nikah (khutbah nikah, ijab kabul, dan doa), tradisi temu manten, hingga resepsi. Para siswa berbagi peran menjadi pengantin, wali nikah, saksi, penghulu, hingga tamu undangan.

​Penampilan siswa tidak hanya dinilai oleh guru internal, tetapi juga mendapatkan masukan teknis dari Penghulu KUA Kecamatan Sumber, Eko Frediana Setiyawan, S.Sos.

​Salah satu peserta, Siti Nur Alimah dari kelas XI F3, mengaku mendapat banyak wawasan baru dari proyek ini.

​“Kegiatan ini penting sekali. Kami jadi tahu urutan prosesi dan rukun nikah. Ternyata di Matematika kami juga belajar menghitung mahar, dan di PJOK kami menampilkan hiburan pencak silat saat resepsi. Informasi yang kami dapat jadi lebih utuh,” ujarnya.

​Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya memahami prosesi pernikahan dari sisi agama dan budaya saja, melainkan juga paham akan aspek hukum dan tanggung jawab besar di baliknya. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mental siswa dalam menghadapi jenjang kehidupan di masa mendatang.

*/wartaphoto

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close