
WARTAPHOTO.NET. JUWANA – Tasyakuran pernikahan dengan menggelar turnamen catur tingkat nasional jadi tradisi yang unik. Itu yang terjadi di PT Eben Haezer Logam, Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jumat (26/6/2026).
Turnamen ini diikuti 209 pecatur dari berbagai daerah. Mulai dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Sulawesi, hingga Kalimantan. Para peserta adalah Master Nasional dan atlet profesional.
Di bawah tenda utama, suasana tegang tapi antusias. Para pecatur tampak sangat serius memikirkan setiap langkah di atas papan.
Ketua panitia, Teguh EP, menyebut turnamen ini digelar untuk merayakan pernikahan Samuel, putra Agus Suryanto, pemilik PT Eben Haezer Logam Juwana.
“Ada 209 peserta yang ikut meramaikan turnamen ini. Total hadiahnya Rp15 juta,” ucap Teguh.
Turnamen menggunakan sistem Swiss 9 babak. Setiap pemain bertanding 9 kali dengan sistem random yang ditentukan komputer. Juara ditentukan dari total poin terbanyak.
“Semoga gelaran seperti ini, selain merayakan kebahagiaan kedua mempelai, juga menjadi ajang silaturahmi akbar bagi para pecatur Tanah Air. Sekaligus sarana pembinaan bakat olahraga catur di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Agus Suryanto, pemilik PT Eben Haezer sekaligus ayah mempelai pria, mengaku sengaja memilih catur.
“Saya ingin tasyakuran ini beda dari biasanya. Selain hiburan musik kemarin, hari ini kita kasih ruang untuk olahraga otak. Animonya luar biasa, peserta dari luar Jawa juga banyak yang datang,” ujarnya.
Agus berharap event ini bisa jadi agenda tahunan di Juwana.
“Kalau responnya bagus seperti ini, kenapa tidak. Catur ini menyatukan orang dari berbagai daerah dalam satu lapangan,” tandasnya.
Reporter: Arton
Editor: A. Muhammad