
WARTAPHOTO.NET. PATI– Ratusan siswa-siswi dari jenjang Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) tampak memadati area makam Mbah Syato pada Rabu (8/7/2026) pagi.
Dengan mengenakan seragam khas masing-masing, para generasi muda ini tampak khusyuk mengikuti prosesi ziarah dan tahlil massal yang digelar dalam rangka memperingati Haul Mbah Syato, sosok ulama sekaligus pendiri cikal bakal Desa Ngagel.

Suasana religius begitu kental terasa sejak pagi hari. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan kalimat-kalimat thoyyibah menggema di kompleks pemakaman. Prosesi tahlil kali ini dipimpin langsung oleh salah satu tokoh agama setempat sekaligus guru MTs Yapim, Kiai Asymawi Ihsan.
Kegiatan ziarah pelajar ini merupakan salah satu agenda penting dari rangkaian panjang peringatan Haul Mbah Syato tahun ini, yang dirancang untuk mengenalkan sejarah lokal serta menanamkan nilai-nilai religius dan tradisi luhur kepada generasi penerus sejak dini.

Peringatan Haul Mbah Syato tahun ini berlangsung meriah dan melibatkan berbagai elemen masyarakat melalui rentetan acara yang padat. Berdasarkan jadwal resmi dari panitia, berikut adalah rangkaian kegiatannya:
• Senin, 6 Juli 2026: Rangkaian acara resmi dibuka dengan pembukaan manaqib yang dilanjutkan dengan lantunan selawat hadroh dari grup Al-Mahmuda.
• Selasa, 7 Juli 2026: Kemeriahan selawat berlanjut pada malam kedua yang dimeriahkan oleh grup hadroh Syubbhabul Huda.
• Rabu, 8 Juli 2026 (Hari Ini): Setelah pelaksanaan tahlil murid pada pagi hari, agenda akan dilanjutkan pada malam nanti dengan penampilan selawat hadroh Az-Zahra Ngagel.
• Kamis, 9 Juli 2026: Giliran murid jenjang MA/SMK yang akan melaksanakan tahlil massal di pagi hari. Pada waktu berikutnya, acara dilanjutkan dengan tahlil jamaah yasin, pembacaan selawat burdah, hingga prosesi sakral ganti kelambu (luwur) makam.

Pengurus makam Mbah Syato, Kiai Anshori mengucap syukur, pada tahun ini pembangunan pendapa di komplek makam hampir selesai meskipun belum 100 persen. Sehingga pada haul tahun 2026 ini sudah bisa menampung jemaah baik untuk tahlil ataupun sholawatan.
“Kawulo atasnami pengurus dan panitia mengucapkan ahlan wa sahlan bihudurikum, matur nuwun sanget anggenipum rawuh wonten makam Mbah Syato, mbuk menawi wonten kekiranganipu, baik punika panggenam saha pasugata, kawulo nyuwun pangapunten. ( Saya atas nama pengurus dan panitia mengucapkan selamat datang atas kehadirannya, terima kasih banyak atas kedatangannya di makam Mbah Syato. Jika sekiranya ada kekurangan, baik itu tempat maupun hidangan/jamuan, saya memohon maaf,” ungkap Kiai Anshori.
Puncak Acara, akan dilaksanakan Tahtimul Qur’an Bilgoib hingga Pengajian Akbar
”Puncak kekhusyukan dan kemeriahan Haul Mbah Syato akan berlangsung pada hari Jumat (10/7/2026) nanti,” tulis keterangan dari pihak panitia.
Pada Jumat pagi, akan dilaksanakan Tahtimul Qur’an Bilghoib serentak seluruh masyarakat di Dukuhseti. Rangkaian haul kemudian akan ditutup secara megah pada Jumat malam melalui Pengajian Umum.
Tidak tanggung-tanggung, pengajian akbar ini akan menghadirkan da’i kondang Ki Zaid Pati (KH. Ahmad Muzaidun) yang akan berkolaborasi dengan Kiai Ahmad Sudarto (atau yang akrab disapa Darto Tengil). Suasana pengajian dipastikan bakal semakin meriah dan menyentuh hati berkat iringan musik religi dari Qasidah Gamelan Santri.
Melalui momentum haul ini, masyarakat Desa Ngagel diharapkan tidak hanya sekadar memperingati wafatnya sang tokoh, melainkan juga menyerap spirit perjuangan dan dakwah yang telah diwariskan oleh Mbah Syato.
Reporter: Dimas
Editor: Revan Zaen