16
September
2026
Rabu - : WIB

Warga Desa Jrahi Pati Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

wartaphoto
2026/07/30 pada Berita, Pati, wartaphoto
warga Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, bergotong royong memperbaiki jalan rusak di desa mereka secara mandiri

PATI | WARTAPHOTO.NET – Puluhan warga Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, bergotong royong memperbaiki jalan rusak di desa mereka secara mandiri. Langkah ini diambil karena jalan kabupaten tersebut mengalami kerusakan nyaris satu tahun tanpa penanganan.

​Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi jalan rusak di Dukuh Jaten sejak Rabu pagi (29/7/2026). Mereka membawa peralatan pribadi hingga menyewa mesin aduk beton (molen) untuk menambal lubang-lubang di jalan tersebut.

​Sebagai bentuk protes, warga juga membentangkan sejumlah spanduk berisi sindiran kepada pemerintah daerah. Beberapa spanduk bertuliskan, ”Pajak Telat Didendo, Jalan Rusak Dijarno” (Pajak telat didenda, jalan rusak dibiarkan) serta ”Seporsi Harga Diri, jalan rusak bukan untuk dimaklumi tapi untuk diperbaiki”.

​Akses jalan sepanjang 1 kilometer dengan lebar 3 meter tersebut mengalami kerusakan di berbagai titik. Kondisi terparah berada di area tanjakan Dukuh Jaten, tempat lubang-lubang besar membahayakan pengguna jalan.

​Kondisi membahayakan ini mendorong warga untuk mengambil tindakan sendiri tanpa menunggu respons dari pemerintah. Mereka tidak ingin ada lagi korban kecelakaan di jalur tersebut.

Untuk membiayai perbaikan, warga secara sukarela mengumpulkan iuran. Tak hanya warga Dukuh Jaten, bantuan juga datang dari dukuh tetangga serta para pedagang sayur keliling yang kerap melintasi jalur tersebut. Total dana yang berhasil terkumpul mencapai sekitar Rp16 juta.

​”Jalannya sangat rusak. Padahal jalan ini sangat vital untuk kegiatan ekonomi, kesehatan, dan akses warga sehari-hari,” ujar salah satu warga, Anas.

​Anas menjelaskan bahwa warga sebenarnya ingin mengecor seluruh permukaan jalan. Namun, karena status jalan tersebut merupakan jalan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, warga membatasi diri hanya dengan menambal titik-titik yang berlubang menggunakan cor semen.

​”Karena ini jalan milik PU, upaya yang bisa kami lakukan hanya menambal bagian yang rusak dengan cor semen. Kerusakan ini sudah berlangsung sekitar satu tahun sepanjang 1 kilometer. Jadi kami tambal di titik-titik yang berlubang saja,” kata Anas.

​Aksi mandiri ini bukan kali pertama dilakukan. Pada 2025 lalu, warga juga pernah menggunakan uang kas pemuda untuk menambal jalan yang sama.

​”Semoga aksi ini membuahkan hasil yang baik. Kalau hanya mengandalkan pemerintah memang sulit. Kami berharap masyarakat semakin sadar dan memiliki kepedulian. Pemasangan spanduk itu juga sebagai bentuk sindiran,” tambahnya.

​Menanggapi aksi warga tersebut, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, menyatakan bahwa pihaknya baru mengajukan anggaran perbaikan jalan tersebut pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.

​”Untuk ruas Jalan Giling – Jrahi baru diusulkan pada perubahan anggaran,” jelas Hasto.

Reporter: Putra
Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close