
WARTAPHOTO.NET. PATI – Keterlibatan kepala desa dan perangkat desa sebagai petugas pengibar bendera pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Juwana mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Pati.
Anggota DPRD Pati dari Fraksi PKS, Narso, menilai keterlibatan aparatur pemerintah desa tersebut menjadi bentuk nyata nasionalisme yang dapat ditunjukkan oleh siapa saja tanpa memandang usia.
“Kami mengapresiasi keterlibatan para perangkat desa ini, yang bersedia menjadi contoh perwujudan nasionalisme yang tidak memandang usia,” ujar Narso, yang juga menjabat Ketua Komisi A DPRD Pati.
Menurutnya, pelaksanaan upacara tahun ini sudah berjalan baik. Namun, konsep tersebut diharapkan dapat dikembangkan pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun depan agar semakin semarak.
Narso mengusulkan adanya kolaborasi antara pelajar, perangkat desa, serta unsur masyarakat lainnya dalam pelaksanaan upacara.
“Kali ini sudah bagus, tetapi saya berharap tahun depan ditingkatkan dan kalau bisa kolaborasi dengan pelajar, perangkat, atau lainnya. Supaya lebih semarak,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Bakaran Wetan, Wahyu Supriyo, mengatakan keterlibatan aparatur desa sebagai petugas upacara telah direncanakan oleh panitia.
Selama ini, Paskibra tingkat Kecamatan Juwana biasanya melibatkan pelajar SMA atau SMK secara bergantian. Namun, pada peringatan HUT ke-81 RI tahun ini, panitia memberikan kesempatan kepada aparatur pemerintah desa untuk menjalankan tugas tersebut.
“Memang untuk tahun ini, Paskibraka untuk upacara bendera 17 Agustus 2026 ini dilaksanakan oleh aparat pemerintah desa, yaitu ada dari kepala desa, sekretaris desa, dan perangkat desa,” jelas Wahyu.
Ia menambahkan, keterlibatan kepala desa dan perangkat desa dalam upacara tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan serta kekompakan antaraparat pemerintah desa.