
PATI | WARTAPHOTO.NET — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan melalui program rehabilitasi sejumlah ruas yang menghubungkan wilayah Tlogowungu, Gunungwungkal hingga Tayu.
Salah satu penanganan tersebut dilakukan melalui paket rehabilitasi Jalan Gunungsari-Gunungwungkal, Gajihan-Ngetuk, dan Gunungwungkal-Bondol. Secara keseluruhan, paket pekerjaan ini mendapat alokasi anggaran sekitar Rp4,9 miliar.
Dari total anggaran tersebut, rehabilitasi ruas Jalan Gajihan-Ngetuk memperoleh pagu sebesar Rp1,1 miliar.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengatakan rehabilitasi Jalan Gajihan-Ngetuk menjadi bagian dari penanganan sejumlah ruas jalan dalam satu paket pekerjaan.
“Untuk 2026 ini pekerjaan rehab jalan Gajihan Ngetuk pagu anggaran 1,1M,” ujar Hasto.
Lebih lanjut Hasto menjelaskan, pekerjaan di ruas Gajihan-Ngetuk memiliki panjang penanganan 996 meter dengan lebar 3,2 meter. Permukaan jalan ditangani menggunakan aspal hotmix.

Penanganan ruas Gajihan-Ngetuk 996 meter lebar 3,2m dengan aspal hotmix
Selain Gajihan-Ngetuk, paket tersebut mencakup rehabilitasi Jalan Gunungsari-Gunungwungkal dengan pagu anggaran Rp2,8 miliar serta Jalan Gunungwungkal-Bondol dengan pagu sebesar Rp1 miliar.
Pada ruas Gunungsari-Gunungwungkal, pekerjaan menggunakan material aspal AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) dengan ketebalan sekitar 4 hingga 6 sentimeter. Penanganan ruas tersebut juga diharapkan memberikan dampak terhadap kelancaran mobilitas masyarakat.
Setelah dilakukan peningkatan, waktu tempuh kendaraan pada jalur tersebut disebut dapat berkurang dari sebelumnya sekitar 30 menit menjadi sekitar 15 menit.
Sementara itu, rehabilitasi Gunungwungkal-Bondol mendapat dukungan anggaran Rp1 miliar sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarruas jalan di kawasan tersebut. Volume jalan yang direhabilitasi, panjang 730 meter, lebar 4 meter.
Penggunaan aspal hotmix maupun AC-WC dalam pekerjaan rehabilitasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas permukaan jalan sehingga lebih nyaman dan aman bagi pengguna jalan.
Penanganan sejumlah ruas tersebut tidak hanya berkaitan dengan perbaikan kondisi fisik jalan. Infrastruktur yang lebih baik juga menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas warga, distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Tlogowungu, Gunungwungkal hingga Tayu.
Reporter: Revan
Editor: A. Muhammad