16
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan

wartaphoto net
2026/10/15 pada Pati

JAKARTA | WARTAPHOTO.NET. 15 Oktober 2026, PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya ahli waris korban kecelakaan lalu lintas, salah satunya  melalui program literasi keuangan.  Program  ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang perencanaan keuangan, akses pembiayaan, serta peluang pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pada Semester I 2026, program literasi keuangan dilaksanakan di tiga wilayah, yakni Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Jawa Tengah dengan total peserta sebanyak 179 orang. Kegiatan ini menyasar ahli waris perempuan, khususnya para ibu yang kehilangan  pasangan  akibat  kecelakaan,  agar memiliki  bekal  pengetahuan  dalam mengelola keuangan keluarga dan menghadapi  tantangan ekonomi setelah kehilangan tulang punggung keluarga.

Direktur  Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa perlindungan kepada korban kecelakaan dan keluarganya perlu dilihat secara menyeluruh. Selain memberikan santunan sesuai ketentuan, Jasa Raharja juga berupaya mendorong penguatan kapasitas penerima manfaat agar dapat mengelola keuangan secara lebih terencana.

“Literasi keuangan menjadi  salah satu bekal penting agar  mereka dapat merencanakan kebutuhan keluarga, menjaga stabilitas ekonomi, dan melihat peluang untuk mengembangkan usaha,” ujar Awaluddin.

Dalam  pelaksanaannya, program  ini menggabungkan  edukasi mengenai peran  dan fungsi Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan dengan materi pengelolaan keuangan keluarga. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai kewajiban terkait kendaraan bermotor, termasuk Sumbangan Wajib  Dana  Kecelakaan  Lalu Lintas Jalan  (SWDKLLJ), serta pemanfaatan layanan pembayaran digital.

Di Sumatera Utara, kegiatan yang berlangsung di Medan pada 15 April 2026 diikuti 50 peserta. Materi yang diberikan mencakup perencanaan keuangan, pengelolaan keuangan  masa depan, pemahaman tentang  UMKM, serta  peran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ. Kegiatan  tersebut turut  melibatkan  Dinas Koperasi UKM Kota Medan dan pelaku UMKM.

Sementara itu, kegiatan di Jawa Timur dilaksanakan di Surabaya pada 22 Mei 2026 dengan melibatkan 55 peserta, dan berkolaborasi dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) dan lembaga  pelatihan  terkait.  Adapun di Jawa  Tengah,  kegiatan diselenggarakan di Kota Pekalongan pada 18 Juni 2026 diikuti 74 peserta.

Awaluddin menambahkan, pendekatan yang menggabungkan literasi keuangan dan pengenalan peluang usaha diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih relevan bagi  peserta. Dengan memahami  cara menyusun prioritas pengeluaran, merencanakan kebutuhan jangka panjang, serta mengenali akses pembiayaan yang sesuai, para ahli waris diharapkan dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak.

“Setiap keluarga memiliki tantangan dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, edukasi yang  kami berikan  perlu  dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari mengatur pengeluaran rumah tangga hingga mengenali peluang usaha yang dapat dikembangkan. Kami berharap pengetahuan ini dapat menjadi modal bagi para peserta untuk membangun ketahanan ekonomi keluarga secara bertahap,” tambahnya.

Evaluasi program dilakukan melalui pengukuran  pengetahuan peserta sebelum dan sesudah  kegiatan. Berdasarkan  laporan  pelaksanaan,  hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta di ketiga wilayah, meskipun besaran peningkatannya berbeda pada setiap kegiatan. Evaluasi tersebut menjadi salah satu dasar bagi Jasa Raharja untuk menilai efektivitas materi dan menyempurnakan pelaksanaan program berikutnya.

Ke depan, Jasa  Raharja  berencana  memperluas kegiatan  literasi keuangan  pada Semester II 2026 ke sejumlah  wilayah  lain, yakni Sulawesi Selatan, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Perusahaan juga akan melanjutkan kolaborasi dengan PNM, dinas terkait, serta mitra UMKM untuk memperkuat kesinambungan edukasi dan pemberdayaan ekonomi para ahli waris.

“Jasa Raharja  akan  terus mengembangkan  program  yang  tidak  hanya memberikan pemahaman, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas diri. Kami berharap  literasi keuangan  dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi para penerima perlindungan,” tutup Awaluddin.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close