
PATI | WARTAPHOTO.NET — Sekitar 200 kilometer atau 20 persen ruas jalan di Kabupaten Pati masih mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati menargetkan perbaikan jalan tersebut dapat rampung dalam dua tahun ke depan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut tersebar di berbagai wilayah Bumi Mina Tani.
”Persentase kerusakan jalan saat ini sekitar 20 persen, atau jika dikonversi panjangnya mencapai kurang lebih 200 kilometer,” ujar Hasto, Sabtu (17/10/2026).
Beberapa titik yang menjadi perhatian perbaikan antara lain ruas Tompe–Duren, Ngablak–Sumur–Gerit di Kecamatan Cluwak, serta jalur Jenggolo–Pegandan.
Hasto menjelaskan, dengan kemampuan penanganan jalan yang mencapai sekitar 100 kilometer per tahun, proses perbaikan diproyeksikan membutuhkan waktu dua tahun lagi.
”Kalau melihat realisasi penanganan yang rata-rata mencapai 100 kilometer per tahun, sisa 200 kilometer ini idealnya bisa tuntas dalam dua tahun,” jelasnya.
Pihaknya berharap alokasi anggaran dan program perbaikan jalan dapat berjalan konsisten seperti tahun 2026. DPUTR juga memprioritaskan penggunaan aspal hotmix guna memastikan kualitas dan daya tahan jalan yang lebih baik.
Reporter: Putra
Editor: A. Muhammad